Angka Ganjil, Bukan Genap! 961 Kepala Daerah Dilantik Presiden Prabowo

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

961 Kepala Daerah Dilantik Presiden Prabowo

961 Kepala Daerah Dilantik Presiden Prabowo

Zonafaktualnews.com – Presiden Prabowo Subianto menorehkan sejarah baru dengan melantik 961 kepala daerah untuk masa jabatan 2025-2030 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Pelantikan ini awalnya diperkirakan akan diikuti oleh jumlah kepala daerah yang genap. Namun, angka tersebut menjadi ganjil setelah Wakil Bupati Ciamis meninggal dunia sebelum prosesi pelantikan.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya , diikuti dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) untuk gubernur dan wakil gubernur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) untuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti secara serentak oleh seluruh kepala daerah yang dilantik.

BACA JUGA :  Mendagri Tolak RUU DKJ Soal Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden

“Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan segala undang-undang dan peraturan secara selurus-lurusnya, serta berbakti masyarakat kepada, nusa, dan bangsa.”

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan bahwa 961 kepala daerah yang dilantik terdiri dari 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota.

Pelantikan serentak ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan langsung di Istana Kepresidenan, menandai babak baru dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.

BACA JUGA :  Rocky Gerung Nilai Jokowi Akan Merasa Disisihkan Prabowo
Prabowo Subianto sematkan tanda pangkat ke kepala daerah terpilih
Prabowo Subianto sematkan tanda pangkat ke kepala daerah terpilih

Prosesi Kirab dan Pemilihan Tanggal Pelantikan

Sebelum prosesi pelantikan, para kepala daerah terlebih dahulu mengikuti kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka, Jakarta.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa tanggal 20 Februari 2025 dipilih langsung oleh Presiden Prabowo setelah mempertimbangkan beberapa opsi yang tersedia.

“Dari beberapa pilihan tanggal, Presiden Prabowo memilih 20 Februari 2025, yang jatuh pada hari Kamis,” ujar Tito.

Tito juga menegaskan bahwa pelantikan tetap dilaksanakan di Jakarta karena status ibu kota negara masih melekat, mengingat belum ada regulasi teknis yang mengesahkan perpindahan ibu kota ke Nusantara.

“Selagi Perpres tentang pemindahan ibu kota belum beroperasi, maka ibu kota negara tetap berada di Jakarta,” tegasnya.

BACA JUGA :  Prabowo dan Gibran Resmi Dilantik, Tonggak Baru Pemerintahan RI

Presiden Sampaikan Amanat Khusus

Setelah itu, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan amanat khusus kepada para kepala daerah yang baru dilantik.

Ia menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan tanggung jawab dalam menyelenggarakan amanah rakyat.

Pelantikan ini tidak hanya mencatat sejarah karena jumlah kepala daerah yang besar, tetapi juga karena menjadi pelantikan serentak pertama di Istana Kepresidenan.

Dengan pelantikan ini, para kepala daerah yang diharapkan dapat segera bekerja untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat dan daerah yang menjadi pimpin mereka.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru