25 Hari Jadi “Tarzan”, Maling Rp 1 Miliar Ditemukan Kelaparan di Hutan

Minggu, 7 September 2025 - 17:04 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

25 Hari Jadi “Tarzan”, Maling Rp 1 Miliar Ditemukan Kelaparan di Hutan

Dua maling spesialis pecah kaca diamankan Polres Lamandau (Foto Humas)

Zonafaktualnews.com – Seperti kisah Tarzan yang hidup di rimba, dua maling spesialis pecah kaca, Froskan dan Iwan Susanto, terpaksa bertahan 25 hari di hutan usai membawa kabur uang curian Rp1 miliar.

Alih-alih hidup mewah dari hasil rampokan, keduanya justru ditemukan warga di Desa Kudangan, Kabupaten Lamandau, Jumat (5/9/2025), dalam kondisi lemas dan kelaparan.

Selama pelarian, “Tarzan kilat” ini hanya bertahan hidup dengan pisang dan singkong hasil curian dari kebun warga.

Ironisnya, uang curian sebesar Rp1 miliar yang mereka bawa kini tinggal sekitar Rp900 juta, basah kuyup tak terurus.

BACA JUGA :  Puskesmas Rarowatu di Bombana Tak Peduli Darurat, Korban Tabrak Lari Telantar

Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, membenarkan penangkapan tersebut.

“Tadi malam personel kami telah berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian dan barang buktinya. Kejadian ini sempat viral di media sosial karena kerugian yang dialami korban mencapai Rp1 miliar,” kata Kaporles Joko Handono seperti diktuip dalam unggahan di akun Instagram resmi Polres Lamandau, Minggu (7/9/2025).

Menurutnya, kedua pelaku sengaja bersembunyi di hutan untuk menghindari kejaran polisi.

“Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku ini melarikan diri dan bersembunyi di hutan. Selama di sana, mereka hanya makan pisang dan singkong milik warga sekitar,” kata Joko.

BACA JUGA :  Polisi Gulung Perampok Sopir Truk Ekspedisi di Maros, 3 Dibekuk, 2 Dilumpuhkan

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada warga yang memberikan informasi dan membantu mengamankan kedua pelaku. Warga mencurigai mereka karena bukan penduduk asli desa tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Joko menambahkan, kasus ini kini ditangani oleh Polres Kotawaringin Barat.

“Untuk saat ini, pelaku dan barang bukti sudah kami serahkan ke Polres Kotawaringin Barat untuk proses hukum lebih lanjut,” tutupnya.

BACA JUGA :  Ricuh di Enrekang! Video Bentrokan Pendukung Calon Bupati Viral

Diketahui, kedua maling ini merupakan bagian dari sindikat pencurian pecah kaca lintas provinsi, yang beraksi mulai dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga Kalimantan Timur.

Kini, kisah pelarian ala “Tarzan gagal” itu resmi berakhir di tangan aparat penegak hukum.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak
BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG
Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar
Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WITA

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak

Rabu, 23 September 2026 - 14:28 WITA

BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG

Rabu, 23 September 2026 - 02:20 WITA

Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WITA

Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu

Berita Terbaru