Wasit Sontoloyo Minta Maaf ke Publik Usai Kadalin Timnas Indonesia

Selasa, 30 April 2024 - 03:36 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Wasit Sontoloyo Minta Maaf ke Publik Usai Kadalin Timnas Indonesia

Wasit asal China, Shen Yinhao

Zonafaktualnews.com – Wasit asal China, Shen Yinhao meminta maaf ke publik atas keputusannya yang dianggap kontroversial.

Shen Yinhoa juga menyampaikan permintaan maaf kepada tim Indonesia dan para suporter atas kesalahan yang terjadi.

Permintaan maaf ini dianggap sangat penting dalam memulihkan kepercayaan dan keadilan dalam Sepak Bola.

“I Want to clarify regarding the Indonesia Vs Uzbekistan match sorry Indonesia (Saya ingin klarifikasi terkait pertandingan Indonesia Vs Uzbekistan maaf Indonesia),” kata Shen Yinhoa konferensi pers usai laga antara Timnas Indonesia Vs  Uzbekistan, Senin (29/4/2024).

Shen Yinhao menjelaskan bahwa keputusan yang dia lakukan itu hasil laporan dari petugas Far yang memberikan keputusan.

“Saya menjalankan tugas dengan berusaha bersikap adil. Saya juga menerima laporan dari petugas Far terlebih dahulu untuk membuat keputusan,” ujarnnya

“Jadi misal ada keputusan yang tidak bisa diterima, saya pribadi mohon maaf sebesar-besarnya terutama kepada fans Indonesia,” ungkapnya

BACA JUGA :  Usai Cari Sensasi, Politisi PSI Cabut Ucapan Jokowi Layak Jadi Nabi

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 dikalahkan oleh wasit pada semifinal Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Qatar.

Kekalahan Timnas Indonesia U-23 versus Uzbekistan yang berakhir dengan skor 0-2 itu disebut ada persekongkolan jahat.

Persekongkolan jahat tersebut diduga dilakukan oleh wasit asal China, Shen Yinhao yang dibantu wasit VAR asal Thailand.

Pasalnya, Sivakon Puudom berkali-kali bikin keputusan yang sangat fatal dan merugikan Timnas Indonesia U-23

Kecurangan pertama terjadi pada menit ke 26 Witan Sulaman dijegal bek Uzbekistan Abdul Qadir Hussanov.

Dalam tayangan ulang Timnas Indonesia U-23 Witan Sulaman dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Semua pemain Timnas Indonesia U-23 menyakini sebuah pelanggaran itu akan membuahkan hadiah tendangan 12 pas.

Namun setelah wasit asal China Shen Yinhao melihat  ia menyatakan bukan pelanggaran untuk Indonesia. Tapi malah Witan Sulaman di nyatakan melakukan pelanggaran.

Tak hanya itu, pemain Uzbekistan, Ulubek Hashimov melakukan pelanggaran terhadap Timnas Indonesia U-23, Pratama Arhan disisi kiri pertahanan pada menit ke 40.

BACA JUGA :  Belaga Sok Kaya, Pamer Saldo Rp 500 T Ternyata Editan, Si Amin Minta Maaf

Tangan kanan Hoshimov dengan sengaja mengenai leher Pratama Arhan namun tidak ada kartu kuning untuk penyerang Uzbekistan itu.

Pada babak kedua, Shin Tae Yong mendapat kartu kuning tepatnya pada menit ke 58.

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong itu diberikan kartu kuning oleh wasit asal China, Shen Yinhao.

Shin Tae Yong melakukan protes keras tersebut lantaran wasit Shen Yinhao itu dianggap terlalu loyal memberikan kartu ke Timnas Indonesia  U-23, ketimbang kepada pemain Uzbekistan.

Paling parahnya lagi, pada menit ke 61, pada momen itu, Timnas Indonesia U-23 mencetak gol melalui Muhammad Ferrari.

Gol itu bermula dari umpan silang dari sisi kiri. Bola tersebut tidak bisa dikontrol dengan baik oleh Ferrari.

Kemudian, bola itu mendekat ke Ramadan Sananta. Sananta lalu mengopor bola tersebut ke Ferrari. Ferrari lalu menembakan bola tersebut dengan kaki kanannya dan terjadilah Gol.

BACA JUGA :  Mengintip Potret Wasit Shen Yinhao yang Diulek Netizen

Wasit asal China, Shen Yinhao itu tidak percaya kalau gol tersebut sah. Ia memutuskan mengecek pada menit ke 63 guna memastikan.

Setelah melihat dan mengecek, wasil Shen Yinhao membatalkan gol yang dilakukan oleh Muhammad Ferrari.

Kecurangan dan kongkalikong wasit dan VAR menjadi sumber kritikan Asian Football Confederation (AFC) dan netizen

Presiden AFC, Salman bin Khalifa menggambarkan bobroknya kepemimpinan wasit yang memimpin laga Semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas indonesia versus Uzbekistan.

“Ternyata yang bisa mengalahkan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 tahun ini adalah wasit,” ujar Salman bin Khalifa dalam konferensi pers

 

(Id Amor)

Berita Terkait

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Berita Terbaru