Wabah Cacar Monyet di Afrika Melonjak Tajam, Kongo dan Burundi Terparah

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabah Cacar Monyet atau mpox di Afrika tahun ini meningkat tajam hingga di atas 500 persen (Foto Ilustrasi/Ist)

Wabah Cacar Monyet atau mpox di Afrika tahun ini meningkat tajam hingga di atas 500 persen (Foto Ilustrasi/Ist)

Zonafaktualnews.com – Wabah cacar monyet atau mpox di Afrika melonjak tajam sepanjang tahun ini, dengan angka mencengangkan.

Lonjakan cacar monyet ini mencapai lebih dari 48.000 kasus yang telah dilaporkan, termasuk lebih dari 10.000 kasus terkonfirmasi dan 1.048 kematian, seperti dilaporkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika).

Angka ini menunjukkan peningkatan lebih dari 500 persen dibandingkan dengan total kasus yang tercatat pada tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data terbaru mengungkapkan bahwa Republik Demokratik Kongo dan Burundi terparah dengan menyumbang sekitar 94 persen dari semua kasus terkonfirmasi baru.

Dalam pekan terakhir, Afrika mencatat 2.766 kasus baru, termasuk 1.254 kasus terkonfirmasi, serta 34 kematian.

Mauritius baru-baru ini menjadi negara ke-19 di Afrika yang melaporkan kasus cacar monyet, menambah kekhawatiran bahwa penularan lintas batas dan transmisi melalui kontak seksual telah mempercepat penyebaran virus ini di beberapa wilayah.

CDC Afrika juga mengingatkan bahwa wilayah Afrika Tengah saat ini paling terdampak dengan kontribusi sekitar 85,7 persen dari total kasus dan 99,5 persen kematian terkait.

Pada pertengahan Agustus lalu, CDC Afrika menetapkan wabah mpox ini sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Mengancam Keamanan Benua (PHECS).

Tak lama kemudian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan status serupa di tingkat internasional, memperingatkan masyarakat global tentang ancaman serius yang ditimbulkan oleh penyebaran cacar monyet ini.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:44 WITA

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:15 WITA

Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Berita Terbaru