Trump Bergaya Paus di Tengah Duka Vatikan, Umat Katolik Murka

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase : Presiden AS Donald Trump bergaya Paus Fransiskus

Foto kolase : Presiden AS Donald Trump bergaya Paus Fransiskus

Zonafaktualnews.com – Di tengah suasana duka umat Katolik atas wafatnya Paus Fransiskus, Presiden AS Donald Trump kembali memicu kontroversi.

Akun resmi Gedung Putih mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang memperlihatkan Trump mengenakan pakaian khas Paus—tindakan yang langsung memantik kecaman dari berbagai kalangan Katolik.

Gambar itu memperlihatkan Trump dalam balutan jubah putih, mengenakan miter, dan salib besar tergantung di lehernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekspresinya dibuat serius, menyerupai figur pemimpin tertinggi Gereja Katolik.

Unggahan ini dibagikan hanya beberapa hari setelah pemakaman Paus Fransiskus dan menjelang dimulainya konklaf di Vatikan untuk memilih pemimpin baru.

Konferensi Katolik Negara Bagian New York langsung melayangkan protes. Dalam pernyataannya, mereka menyebut unggahan tersebut tidak lucu dan sangat tidak pantas di tengah masa berkabung.

“Kami baru saja menguburkan Paus kami. Jangan permainkan iman kami,” tulis mereka lewat platform X, dikutip pada Minggu (4/5/2025).

Respons serupa datang dari Eropa. Mantan Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi, menyebut gambar itu sebagai penghinaan terhadap umat beriman dan simbol suci Gereja.

Ia juga menilai tindakan Trump mencerminkan bagaimana pemimpin populis sering mempermainkan agama demi citra politik.

Sebelumnya, Trump sempat bercanda di hadapan wartawan bahwa ia ingin menjadi Paus.

Candaan itu kini dikaitkan dengan unggahan AI yang dianggap menyinggung dan tidak menghormati momen duka umat Katolik.

Pihak Gedung Putih membela diri. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyatakan bahwa Presiden Trump hadir dalam pemakaman Paus Fransiskus di Italia dan selama ini dikenal sebagai pembela kebebasan beragama.

“Gambar itu bukan ejekan, melainkan bentuk kekaguman dan penghormatan,” ujarnya.

Meski dibantah, banyak umat Katolik tetap merasa unggahan tersebut tidak pantas dilakukan saat Vatikan dan jutaan pemeluk agama sedang merasakan kehilangan mendalam.

Aksi Trump dinilai jauh dari empati dan menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap nilai-nilai spiritual.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong
MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang
7 Karakter Kuat Orang yang Tidak Pernah Umbar Kehidupan Pribadi di Medsos
Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan
Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara
Ayah Tiri di Mamuju Perkosa Gadis ABG, 5 Tahun Terpendam Baru Terungkap
Cekcok Berujung Penganiayaan, Anak Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi
Perjalanan dari Jakarta Berakhir Tragis, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Diserang

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:44 WITA

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong

Rabu, 22 April 2026 - 16:11 WITA

MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang

Rabu, 22 April 2026 - 15:15 WITA

7 Karakter Kuat Orang yang Tidak Pernah Umbar Kehidupan Pribadi di Medsos

Selasa, 21 April 2026 - 19:44 WITA

Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan

Selasa, 21 April 2026 - 18:48 WITA

Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara

Berita Terbaru