Tragis! Anak Yatim Piatu Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang siswa SMA di Kisaran berinisial PBS yang merupakan anak yatim piatu, meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit (Ist)

Seorang siswa SMA di Kisaran berinisial PBS yang merupakan anak yatim piatu, meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit (Ist)

Zonafaktualnews.com – Seorang siswa SMA di Kisaran, berinisial PBS (18), yang merupakan anak yatim piatu, meninggal dunia setelah diduga dianiaya oknum polisi usai menonton balap lari pada Minggu (9/3/2025) malam.

Menurut keterangan salah satu kerabat yang enggan disebutkan namanya, korban sempat mengaku ditendang sebanyak dua kali oleh pelaku sebelum akhirnya mengalami luka serius.

“Dia awalnya nonton balap lari bersama teman-temannya di dekat PT Sintong. Kemudian, ada polisi menggunakan dua sepeda motor yang berusaha membubarkan acara tersebut. Karena panik, mereka kabur dengan satu sepeda motor yang ditumpangi lima orang,” ungkapnya, Selasa (11/3/2025).

Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara polisi dan kelompok remaja tersebut. Saat korban melompat dari motor, ia terjatuh dan diduga langsung mendapat tendangan dari salah satu polisi.

“Setelah dikejar, salah satu temannya berhasil melarikan diri. Namun, korban yang juga melompat malah jatuh dan mengaku langsung ditendang dua kali oleh oknum polisi itu,” tambahnya.

Korban sempat diamankan dan dibawa ke Polsek Simpang Empat sebelum akhirnya dijemput keluarganya untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, korban mengalami luka serius di bagian dalam tubuhnya.

BACA JUGA :  Pengacara Wawan Nur Rewa Desak Kapolda Sulsel Tindak Tegas Oknum Polisi Penganiaya

“Dokter mendiagnosis ada organ dalam yang bocor, kemungkinan lambungnya. Selain itu, terdapat luka lain di kepala dan wajah korban,” jelas pihak keluarga.

Saat ini, keluarga masih mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polres Asahan karena terkendala biaya.

“Korban ini anak yatim piatu. Sekarang kami sedang berembuk apakah akan membuat laporan atau tidak,” katanya.

BACA JUGA :  Judi Rolex di Pasar Youtefa Menjamur Diduga Dibekingi Oknum Polisi?

Sementara itu, Kanit Propam Polres Asahan, IPTU Jefri Helmi, mengaku pihaknya belum menerima laporan terkait insiden tersebut.

“Belum ada laporan, makasih informasinya akan kami dalami,” ujarnya.

Dari hasil rontgen yang diperoleh tribun-medan.com, terlihat beberapa luka dalam serta luka di alis korban.

Kejadian ini pun menambah daftar dugaan kekerasan aparat terhadap warga sipil yang perlu mendapat perhatian serius.

 

 

Editor Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”
Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi
SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:10 WITA

Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:29 WITA

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:09 WITA

Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Berita Terbaru