Tragis! Anak Yatim Piatu Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Rabu, 12 Maret 2025 - 01:32 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tragis! Anak Yatim Piatu Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Seorang siswa SMA di Kisaran berinisial PBS yang merupakan anak yatim piatu, meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit (Ist)

Zonafaktualnews.com – Seorang siswa SMA di Kisaran, berinisial PBS (18), yang merupakan anak yatim piatu, meninggal dunia setelah diduga dianiaya oknum polisi usai menonton balap lari pada Minggu (9/3/2025) malam.

Menurut keterangan salah satu kerabat yang enggan disebutkan namanya, korban sempat mengaku ditendang sebanyak dua kali oleh pelaku sebelum akhirnya mengalami luka serius.

“Dia awalnya nonton balap lari bersama teman-temannya di dekat PT Sintong. Kemudian, ada polisi menggunakan dua sepeda motor yang berusaha membubarkan acara tersebut. Karena panik, mereka kabur dengan satu sepeda motor yang ditumpangi lima orang,” ungkapnya, Selasa (11/3/2025).

BACA JUGA :  Biadab, Dua Oknum Polisi Perkosa dan Aniaya Wanita di Hotel

Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara polisi dan kelompok remaja tersebut. Saat korban melompat dari motor, ia terjatuh dan diduga langsung mendapat tendangan dari salah satu polisi.

“Setelah dikejar, salah satu temannya berhasil melarikan diri. Namun, korban yang juga melompat malah jatuh dan mengaku langsung ditendang dua kali oleh oknum polisi itu,” tambahnya.

Korban sempat diamankan dan dibawa ke Polsek Simpang Empat sebelum akhirnya dijemput keluarganya untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, korban mengalami luka serius di bagian dalam tubuhnya.

BACA JUGA :  Cemburu Buta, Oknum Polisi Bunuh Dosen Cantik di Jambi Lalu Kabur Pakai Wig

“Dokter mendiagnosis ada organ dalam yang bocor, kemungkinan lambungnya. Selain itu, terdapat luka lain di kepala dan wajah korban,” jelas pihak keluarga.

Saat ini, keluarga masih mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polres Asahan karena terkendala biaya.

“Korban ini anak yatim piatu. Sekarang kami sedang berembuk apakah akan membuat laporan atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Kanit Propam Polres Asahan, IPTU Jefri Helmi, mengaku pihaknya belum menerima laporan terkait insiden tersebut.

BACA JUGA :  ASN di Jeneponto Ribut dengan Polisi di Tempat Karaoke, Gara-gara LC dan Miras

“Belum ada laporan, makasih informasinya akan kami dalami,” ujarnya.

Dari hasil rontgen yang diperoleh tribun-medan.com, terlihat beberapa luka dalam serta luka di alis korban.

Kejadian ini pun menambah daftar dugaan kekerasan aparat terhadap warga sipil yang perlu mendapat perhatian serius.

 

 

Editor Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia