Tolak Bayar Utang, Parang Bicara, Pria di Pinrang Bacok Teman hingga Tewas

Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:41 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Foto ilustrasi - Pria di Pinrang bacok teman hingga tewas akibat tak bayar utang

Foto ilustrasi - Pria di Pinrang bacok teman hingga tewas akibat tak bayar utang

Zonafaktualnews.com – Perselisihan utang Rp 25 juta berujung tragis. Seorang pria berinisial RS (32) tega membacok temannya, NM (43), hingga tewas.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Anggrek, Kecamatan Paleteang, Pinrang, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 21.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, menjelaskan, awalnya RS menagih utang yang belum dibayar oleh NM.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal di Bantaran Sungai Kalaena Dibekingi ‘Geng Algojo’

Saat korban menolak melunasi kewajibannya, RS emosi dan langsung menyerang korban dengan parang, mengenai leher belakang dan betis.

“Ini awalnya pelaku dan korban bertemu dan pelaku menagih utang. Kata pelaku korban berutang Rp 25 juta. Itu penjelasan pelaku, masih kita akan dalami,” ujar AKP Ananda Gunawan.

Polisi yang tiba di TKP langsung mengamankan RS. Sementara korban dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal sebelum sempat mendapat perawatan.

BACA JUGA :  Dalih Mediasi, Sahar Malah Sekap dan Perkosa Istri Teman di Pinrang

“Kami sempat hendak bawa ke rumah sakit. Namun sebelum sampai di rumah sakit, korban meninggal,” jelasnya.

Motif pembacokan itu didalilkan pelaku sebagai pelunasan utang yang tak dibayarkan.

Polisi menerapkan pasal berlapis terhadap RS, yakni Pasal 340 KUHP, subsider Pasal 338, dan subsider 351 ayat 1, sambil terus mendalami keterangan pelaku.

BACA JUGA :  Dana RSUD Madising Pinrang Hilang Rp 245 Juta Usai Bendahara Klik Link Bank Palsu

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru