Tak Percaya Hasil Uji Ijazah Jokowi, TPUA Desak Gelar Perkara Khusus

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri menampilkan salinan ijazah Jokowi saat konferensi pers sebagai bukti keaslian dokumen yang telah diuji forensik (Ist)

Bareskrim Polri menampilkan salinan ijazah Jokowi saat konferensi pers sebagai bukti keaslian dokumen yang telah diuji forensik (Ist)

Zonafaktualnews.com – Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menolak menerima begitu saja hasil penyelidikan Bareskrim Polri terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

TPUA menyatakan keberatan dan meminta kepolisian menggelar perkara khusus atas kasus yang dianggap sudah ditutup terlalu cepat.

Wakil Ketua Umum TPUA, Rizal Fadillah, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyurati Bareskrim Polri pada Senin, 26 Mei 2025, guna mengajukan permintaan resmi pelaksanaan gelar perkara khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rizal merujuk pada mekanisme yang diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, khususnya Pasal 31 jo. Pasal 33 ayat (1) dan (2), sebagai dasar hukum permintaan tersebut.

BACA JUGA :  Ahli Forensik Rismon Heran, Ijazah Jokowi yang Ditampilkan Polisi Tak Lengkap

“Kami meminta gelar perkara khusus dilakukan dengan melibatkan pelapor dan ahli, bukan hanya penyidik internal,” kata Rizal saat ditemui di Jakarta, Sabtu (24/5/2025).

Surat permohonan tersebut, kata Rizal, akan ditujukan kepada Karo Wasidik Mabes Polri, dengan tembusan kepada Presiden RI, pimpinan DPR, Kejaksaan Agung, serta jajaran internal Polri seperti Irwasum dan Bareskrim.

Hal ini, menurutnya, untuk memastikan transparansi dan pengawasan publik terhadap proses hukum kasus ini.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menyatakan ijazah milik Presiden Jokowi adalah sah dan otentik setelah dilakukan uji forensik secara menyeluruh, termasuk terhadap dokumen dari tingkat SD hingga perkuliahan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

BACA JUGA :  Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa pihaknya membandingkan ijazah Jokowi dengan milik tiga rekan seangkatannya di Fakultas Kehutanan UGM.

Hasilnya disebut identik dalam berbagai aspek, mulai dari bahan kertas, tinta, teknik cetak, hingga map ijazah yang disebut “sudah kusam namun sama”.

“Dari hasil laboratorium forensik, ijazah itu dinyatakan berasal dari satu sumber produksi yang sah,” ungkap Djuhandhani, Kamis (22/5/2025).

BACA JUGA :  Denny Indrayana Buka-bukaan Alasan Bela Roy Suryo: “Hukum Sedang Diperalat”

Selain ijazah sarjana, penyelidikan juga mencakup ijazah tingkat SMA. Polisi menyatakan dokumen tersebut juga valid berdasarkan keterangan saksi dan dokumen arsip yang diperoleh.

Bahkan, sebagai pelengkap, pihak kepolisian juga merilis foto-foto masa kuliah Jokowi sebagai pendukung kesimpulan penyelidikan.

Meski demikian, TPUA tetap menaruh curiga terhadap proses penyelidikan yang telah dilakukan dan menilai ada kejanggalan.

Oleh karena itu, mereka mendesak agar gelar perkara dilakukan secara terbuka dan menghadirkan pihak pelapor serta ahli independen sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan
Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram
Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok
Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi
Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk
Gagal Nolongin Janda ala Dracin, Dg Makulle Malah Bonyok

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:26 WITA

2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:19 WITA

Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:51 WITA

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WITA

Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:47 WITA

Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut

Berita Terbaru