Suami Karate di Bulukumba Ditangkap Usai Aniaya Istri Hamil hingga Lebam-lebam

Kamis, 27 November 2025 - 00:01 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Suami Karate di Bulukumba Ditangkap Usai Aniaya Istri Hamil hingga Lebam-lebam

Petugas Unit PPA Polres Bulukumba bersama terduga pelaku KDRT berinisial AI (tengah) saat diamankan di Mapolsek Bulukumpa, Selasa malam (25/11/2025).

Zonafaktualnews.com – Seorang suami berinisial AI (23) diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Bulukumba atas dugaan tindak pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, Selvy (24).

Warga Dusun Buhung Tellue, Desa Bonto Minasa, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan itu ditangkap pada Selasa, 25 November 2025 sekitar pukul 19.16 WITA.

Penangkapan dipimpin langsung Kanit PPA Polres Bulukumba, IPDA Rosmina, setelah korban melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke pihak kepolisian.

Usai menerima laporan, penyidik Unit PPA langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, serta membawa korban untuk menjalani visum di rumah sakit.

Hasil visum menunjukkan Selvy mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh, mulai dari kedua lengan hingga kaki, akibat pukulan dan tendangan yang dilakukan oleh pelaku. Kondisinya makin memprihatinkan karena ia diketahui sedang hamil anak pertama.

Setelah rangkaian pemeriksaan dinyatakan lengkap, Tim PPA kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap AI di rumahnya tanpa perlawanan pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WITA. Pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada pukul 22.00 WITA.

BACA JUGA :  Dana BOS Diduga Diselewengkan, Kepsek SLB Negeri 1 Bulukumba Cuma Baca WA

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Muhammad Ali, membenarkan penangkapan tersebut. Ali menyebut pelaku mengakui perbuatannya dan menyatakan aksi kekerasan itu dipicu kecemburuan.

AI menuduh istrinya berkomunikasi dengan seseorang melalui handphone sehingga memicu emosi.

“Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Saat ini ia telah kami tetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku serta telah dilakukan penahanan dirutan Polres Bulukumba,” kata IPTU Muhammad Ali kepada wartawan, Rabu (26/11/2025).

Atas perbuatannya, AI dijerat Pasal 44 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT jo Pasal 351 ayat (1) KUHP, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Kondisi korban saat ini dilaporkan mulai membaik dan masih mendapatkan pendampingan Unit PPA Polres Bulukumba.

IRT Hamil 5 Bulan di Bulukumba Ngaku Disiksa Suami Karate hingga Lebam-lebam
Tangkapan layar kondisi kaki korban Selvy yang mengalami lebam serius diduga akibat penganiayaan suaminya. (Foto kolase)

Diberitakan sebelumnya, Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Selvy (24) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengaku mengalami penganiayaan berat dari suaminya, AI (23).

BACA JUGA :  Oknum Polisi di Sulut Hajar Istri Usai Tertangkap Basah Bareng Pelakor

Dalam unggahan di media sosial, Selvy menyebut dirinya dituduh berselingkuh tanpa bukti hingga mengalami kekerasan serius, padahal ia sedang hamil lima bulan.

Kasus ini mencuat setelah foto-foto lebam di tubuhnya beredar luas di Instagram melalui akun @selvy.nah.

Selvy menuliskan bahwa kejadian terparah terjadi pada Rabu, 19 November 2025, dan merupakan insiden keempat kekerasan selama pernikahan mereka.

Menurut pengakuannya, peristiwa bermula dari tuduhan perselingkuhan yang tidak berdasar. Pertengkaran kemudian membesar hingga berubah menjadi tindakan kekerasan.

“Dia ludahi saya, mengatai saya perempuan as* (anj*ng). Dia lempar barang-barang saya dan mengusir. Saat saya mau pergi, di situlah kekerasan fisik mulai terjadi,” tulisnya, Rabu (26/11/2025).

Selvy mengatakan suaminya, yang disebut memiliki keahlian karate, mulai menyerangnya secara brutal.

Ia mengaku ditendang puluhan kali, dijambak, diinjak, dicekik, hingga tubuhnya tersungkur berulang kali.

“Saya tersungkur dan memutar kiri-kanan karena tendangannya membabi buta,” ungkapnya.

Dalam kondisi tak berdaya, ia mengaku sampai bersujud di kaki suaminya agar penganiayaan dihentikan, namun AI tetap melanjutkan aksinya.

BACA JUGA :  Bertahan di Tengah Abrasi, Warga Cappa Gusung Ditinggal Wakil Rakyat

Teriakan Selvy sempat terdengar oleh tetangga, tetapi AI mencegah tetangga tersebut masuk dengan alasan situasi baik-baik saja.

Penganiayaan itu berlangsung lebih dari satu jam. Selvy menuturkan bahwa ia tidak mampu menggerakkan tubuh selama dua hari akibat luka dan rasa sakit yang dideritanya.

“Saya baru bisa berdiri di hari ketiga,” ujarnya.

Selvy juga mengungkapkan bahwa kekerasan sebelumnya sudah terjadi, termasuk perusakan ponselnya agar ia tidak bisa meminta pertolongan.

Merasa keselamatannya terancam, Selvy melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bulukumba.

“Saya sudah laporkan, sudah visum. Yang bersangkutan tidak ada itikad baik, bahkan meminta maaf pun tidak. Malah gaslighting,” bebernya.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak
BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG
Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar
Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WITA

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak

Rabu, 23 September 2026 - 14:28 WITA

BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG

Rabu, 23 September 2026 - 02:20 WITA

Diduga Bunuh Diri, Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Terlilit Kain Sarung

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WITA

Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu

Berita Terbaru