Sri Mulyani Tegaskan Efisiensi Anggaran Akan Berlanjut hingga 2026

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Mulyani (Foto Instagram)

Sri Mulyani (Foto Instagram)

Zonafaktualnews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan akan terus berlanjut hingga tahun 2026.

Hal ini disampaikan dalam rapat bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Kamis (13/2/2025).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan oleh kementerian dan lembaga (K/L) pada tahun 2025 akan menjadi dasar untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil efisiensi tahun ini akan dijadikan baseline untuk APBN 2026. Ini adalah upaya menciptakan budaya baru dalam birokrasi agar lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

BACA JUGA :  Purbaya Tolak APBN Jadi “Tumbal” Utang Proyek Kereta Cepat Warisan Jokowi

Meski demikian, Sri Mulyani menegaskan bahwa pembahasan APBN 2026 masih dalam tahap awal.

“Proses penyusunan APBN 2026 belum dimulai. Namun, langkah-langkah efisiensi yang dilakukan saat ini akan menjadi fondasi untuk tahun depan,” jelasnya.

Menteri Keuangan juga memastikan bahwa efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik, termasuk program bantuan sosial.

“Pelayanan publik dan bantuan sosial tidak akan dikorbankan. Program-program yang langsung menyentuh masyarakat akan tetap diutamakan,” tegas Sri Mulyani.

BACA JUGA :  Sri Mulyani Temui Megawati, Ada Apa?

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima menyoroti pentingnya transparansi dalam proses efisiensi anggaran.

Ia berharap agar kebijakan ini tidak berdampak negatif pada kinerja kementerian dan lembaga.

“Efisiensi harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu program-program prioritas,” ujar Aria, Rabu (12/2/2025).

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang meminta efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun pada APBN dan APBD 2025.

BACA JUGA :  Sri Mulyani Proyeksi Hilirisasi Bikin Setoran Bea Keluar 2024 Jeblok

Rinciannya, anggaran K/L dipangkas Rp256,1 triliun, sementara transfer ke daerah (TKD) dikurangi Rp50,59 triliun.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan tata kelola keuangan negara yang lebih efektif tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

Sri Mulyani menegaskan, efisiensi anggaran adalah langkah strategis untuk memastikan penggunaan dana negara yang lebih optimal di masa depan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Sampah Menumpuk Sepekan Tak Diangkut, Warga Enrekang Tutup Jalan
TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?
Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”
Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo
Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah
Warga Wajib Tahu, Ini Dua Warna Karcis Parkir Asli yang Berlaku di Makassar
Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat
Viral, Bu Haji dan RT Soal Sampah, Netizen: “Buang Saja Depan Kantor Wali Kota”

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:40 WITA

Sampah Menumpuk Sepekan Tak Diangkut, Warga Enrekang Tutup Jalan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WITA

TPA Disanksi, Mengapa Beban Pengolahan Sampah Ditimpuk ke Warga Makassar?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Video Maaf Ombas Bikin Netizen Ngakak: “Goyangan Kepalanya Itu Lho”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WITA

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:43 WITA