Solar Petani ‘Dijarah’, Mobil Tangki Angkut 10 Ton Melenggang Bulukumba–Makassar

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:16 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Solar Petani ‘Dijarah’, Mobil Tangki Angkut 10 Ton Melenggang Bulukumba–Makassar

Mobil tangki pengangkut BBM milik PT Ronald Jaya Energi yang diduga digunakan dalam distribusi solar dari Bulukumba menuju Makassar.

Zonafaktualnews.com – Dugaan penyalahgunaan distribusi BBM jenis solar bersubsidi kembali memantik perhatian di Sulawesi Selatan.

Solar yang semestinya digunakan untuk menunjang aktivitas para petani di Kabupaten Bulukumba diduga justru dialihkan ke Makassar.

Praktik tersebut diduga berlangsung secara rutin dengan memanfaatkan mobil tangki berkapasitas sekitar 10 ton.

Informasi yang beredar menyebutkan, puluhan ton solar subsidi diangkut setiap hari dari Bulukumba menuju Makassar.

Dalam perjalanannya, kendaraan pengangkut BBM tersebut disebut melintasi sejumlah daerah di kawasan selatan Sulawesi Selatan, mulai dari Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Takalar hingga Gowa sebelum akhirnya tiba di Makassar.

Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), Syarif, mendesak aparat kepolisian agar segera melakukan langkah tegas terhadap dugaan mafia BBM subsidi tersebut.

BACA JUGA :  Pemadaman Listrik di Makassar Rugikan Pelanggan, PLN Tak Becus

“Kami mendesak Kapolda Sulsel untuk memerintahkan jajarannya mengusut tuntas dugaan pelangsiran BBM subsidi ini dan menangkap pihak-pihak yang terlibat,” kata Syarif dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Syarif menyebutkan, kendaraan tangki yang mengangkut solar subsidi itu diduga milik PT Ronald Jaya Energi.

Menurutnya, mobil tangki tersebut dapat bergerak dari Bulukumba hingga Makassar tanpa mengalami hambatan berarti.

Syarif juga membeberkan jalur yang diduga kerap dilalui kendaraan tersebut, yakni melalui wilayah Bantaeng, Jeneponto, Takalar hingga Kabupaten Gowa sebelum masuk ke Makassar.

Lebih jauh, Syarif menduga adanya pihak-pihak tertentu yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut sehingga distribusi solar subsidi dapat berjalan mulus tanpa gangguan.

BACA JUGA :  Surat Kuasa “Mandul” di SPBU Bunga Didi, Nelayan Munte Tercekik Aturan Solar

“Jika tidak ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum, kami siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk meminta perhatian pimpinan Polri,” tegasnya.

Sementara itu, seorang sopir mobil tangki milik PT Ronald Jaya Energi bernama Muhammad Abner mengaku pernah mengangkut solar dari wilayah Bulukumba menggunakan kendaraan dengan nomor polisi DD 8120 WZ.

Abner menjelaskan, BBM tersebut diperoleh dari pelangsir di kawasan Tana Beru, Kecamatan Bulukumpa, lalu dibawa menuju wilayah Parangloe di Makassar.

“Saya ambil dari pelangsir di Tana Beru Bulukumpa lalu dibawa ke Parangloe,” ujarnya saat ditemui di Takalar, Jumat malam (13/3/2026).

BACA JUGA :  Konser Musik di Pipo Makassar Gaduh, Penonton Jebol Pagar, Sejumlah Orang Terluka

Meski demikian, Abner mengaku baru pertama kali menerima penugasan tersebut dari pihak perusahaan. Ia juga menyebut terdapat beberapa mobil tangki milik perusahaan yang turut beroperasi.

Praktik dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi ini kini menjadi perhatian publik.

Sejumlah aktivis berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya praktik pelanggaran yang berpotensi merugikan masyarakat kecil, khususnya kalangan petani.

 

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:50 WITA

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Selasa, 29 September 2026 - 20:50 WITA

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Berita Terbaru