Puji Hartoyo Sebut Tidak Pernah Keluarkan Surat KPI Larang Liput Demo

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah surat imbauan yang mengatasnamakan KPID Provinsi DKI Jakarta yang viral di media sosial

Sebuah surat imbauan yang mengatasnamakan KPID Provinsi DKI Jakarta yang viral di media sosial

Zonafaktualnews.com – Ketua KPI DKI Jakarta, Puji Hartoyo, menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat edaran yang mengimbau stasiun televisi atau lembaga penyiaran untuk tidak menayangkan liputan aksi demonstrasi.

“Kami tidak pernah mengeluarkan atau mengirimkan surat itu,” kata Puji Hartoyo kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).

Surat yang sempat viral di media sosial sebelumnya mengklaim bertujuan menjaga ketertiban umum dan mencegah eskalasi ketegangan di masyarakat, terutama di tengah aksi unjuk rasa menolak tunjangan rumah bagi anggota DPR RI. Video bentrokan aparat dengan demonstran yang beredar luas semakin memicu kontroversi publik.

Dalam surat yang viral itu, disebutkan bahwa KPI DKI Jakarta mengacu pada sejumlah regulasi penyiaran dan jurnalistik, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, Pedoman Perilaku Penyiaran, Standar Program Siaran, Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, serta Kode Etik Jurnalistik.

Poin-poin imbauannya antara lain:

  • Tidak menayangkan siaran atau liputan unjuk rasa yang menampilkan kekerasan secara berlebihan.
  • Menjunjung tinggi prinsip jurnalistik: akurat, berimbang, adil, tidak menghasut atau menyesatkan, serta tidak menonjolkan sadisme atau kekerasan.
  • Tidak menayangkan konten provokatif yang dapat memicu kemarahan masyarakat.
  • Aktif membangun nuansa sejuk dan damai melalui siaran berita.
BACA JUGA :  Pegiat Media Sosial Pertanyakan Penghapusan Video Anggota DPRD Gowa yang Viral

Penelusuran internal KPID memastikan bahwa surat tersebut belum pernah dikirimkan kepada pihak manapun, meskipun sebelumnya Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Jakarta sempat mengklaim surat itu sebagai imbauan normatif dari KPID.

Viralnya surat edaran ini memicu reaksi keras warganet di media sosial. Banyak yang menilai hal ini sebagai bentuk pembungkaman terhadap media dan upaya menutupi aksi kekerasan dalam demonstrasi.

BACA JUGA :  Viral Slogan Menyala Merkuri, Netizen Sindir Fenny Frans: "Sipaling Drama"

“Kalau media dibungkam, pakai media kita sendiri. Jangan berhenti share apa yang terjadi, semua orang harus tahu!” tulis salah satu netizen.

“Yaudah rakyat aja yang mass upload kekerasan aparat di semua platform!” komentar netizen lainnya.

“Makinnn dibungkaam. Cara satu-satunya pakai media pribadi, share berita apapun yang tengah terjadi. Jangan stop bersuara!” timpal yang lainnya.

Instagram resmi KPI, @kpipusat, juga dibanjiri hujatan dari warganet yang tidak menerima isu surat edaran tersebut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru