Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 114 Gagas Inovasi Berkelanjutan di Macolli Loloe

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:21 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 114 Gagas Inovasi Berkelanjutan di Macolli Loloe

Seminar Program Kerja Inovasi Pengembangan Desa Macolli Loloe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

Zonafaktualnews.com – Mahasiswa itu merupakan agen perubahan. Semangat ini yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 di Desa Macolli Loloe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, saat mengadakan Seminar Program Kerja di Kantor Desa Macolli Loloe, Selasa, 15 Juli 2025.

Koordinator Desa (Kordes), Nirawati, yang merupakan mahasiswa Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, mengatakan seminar program kerja ini bertujuan mendorong kemajuan dan keberlanjutan desa melalui berbagai program kerja inovatif.

Acara ini, katanya, merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa KKN Gelombang 114 Unhas dalam merumuskan inisiatif yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan desa.

BACA JUGA :  7 Orang Tewas Akibat Longsor dan Banjir Bandang di Luwu

Berbagai ide program kerja unggulan diusulkan dalam seminar itu, yang semuanya berorientasi pada peningkatan kualitas hidup, pelestarian lingkungan, dan pengembangan potensi lokal.

Salah satu program kerja utama adalah pembuatan pupuk organik cair. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan mendukung sektor pertanian desa dengan menyediakan pupuk ramah lingkungan dari air cucian beras, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi biaya produksi, dan mewujudkan pertanian berkelanjutan.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN UNHAS Gelombang 114 Gagas Gerakan Membaca di Takalar

Camat Pitumpanua, Muhlis, S.STP, yang diwakili oleh Muhammad Wasiuddin, SE, menyarankan pengembangan berkelanjutan pupuk air beras ini, mengingat praktik serupa telah dilakukan lima tahun lalu, sehingga inovasi lebih lanjut diperlukan.

Isu lingkungan juga mendapat perhatian serius melalui usulan pembuatan Pojok Sampah Plastik (Zero Waste Corner). Zero Waste Corner akan menjadi pusat edukasi dan praktik daur ulang.

Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Diharapkan warga termotivasi untuk memilah dan mengurangi limbah plastik.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN Unhas 114 dan Warga Teteaji Kolaborasi Bangun Desa Digital

Pemerintah Kecamatan Pitumpanua menekankan pentingnya edukasi tentang pengelolaan sampah plastik yang dapat diolah dan memberikan manfaat bagi warga desa.

Aspek dokumentasi dan promosi potensi desa juga tidak luput dari perhatian mahasiswa. Program kerja, seperti pembuatan peta administrasi desa dan pembuatan denah lokasi wisata Macolli, dinilai sangat vital untuk tata kelola desa yang lebih baik dan promosi pariwisata lokal.

Berita Terkait

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:50 WITA

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Selasa, 29 September 2026 - 20:50 WITA

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Berita Terbaru