Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 114 Gagas Inovasi Berkelanjutan di Macolli Loloe

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Program Kerja Inovasi Pengembangan Desa Macolli Loloe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

Seminar Program Kerja Inovasi Pengembangan Desa Macolli Loloe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

Zonafaktualnews.com – Mahasiswa itu merupakan agen perubahan. Semangat ini yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 di Desa Macolli Loloe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, saat mengadakan Seminar Program Kerja di Kantor Desa Macolli Loloe, Selasa, 15 Juli 2025.

Koordinator Desa (Kordes), Nirawati, yang merupakan mahasiswa Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, mengatakan seminar program kerja ini bertujuan mendorong kemajuan dan keberlanjutan desa melalui berbagai program kerja inovatif.

Acara ini, katanya, merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa KKN Gelombang 114 Unhas dalam merumuskan inisiatif yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan desa.

Berbagai ide program kerja unggulan diusulkan dalam seminar itu, yang semuanya berorientasi pada peningkatan kualitas hidup, pelestarian lingkungan, dan pengembangan potensi lokal.

Salah satu program kerja utama adalah pembuatan pupuk organik cair. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan mendukung sektor pertanian desa dengan menyediakan pupuk ramah lingkungan dari air cucian beras, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

BACA JUGA :  Banjir Terjang 5 Kecamatan di Wajo Sulsel, Puluhan Desa Terisolasi

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi biaya produksi, dan mewujudkan pertanian berkelanjutan.

Camat Pitumpanua, Muhlis, S.STP, yang diwakili oleh Muhammad Wasiuddin, SE, menyarankan pengembangan berkelanjutan pupuk air beras ini, mengingat praktik serupa telah dilakukan lima tahun lalu, sehingga inovasi lebih lanjut diperlukan.

Isu lingkungan juga mendapat perhatian serius melalui usulan pembuatan Pojok Sampah Plastik (Zero Waste Corner). Zero Waste Corner akan menjadi pusat edukasi dan praktik daur ulang.

BACA JUGA :  Solar Ilegal Kuasai Pasar Gelap di Wajo, Mafia Dibekingi Algojo

Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Diharapkan warga termotivasi untuk memilah dan mengurangi limbah plastik.

Pemerintah Kecamatan Pitumpanua menekankan pentingnya edukasi tentang pengelolaan sampah plastik yang dapat diolah dan memberikan manfaat bagi warga desa.

Aspek dokumentasi dan promosi potensi desa juga tidak luput dari perhatian mahasiswa. Program kerja, seperti pembuatan peta administrasi desa dan pembuatan denah lokasi wisata Macolli, dinilai sangat vital untuk tata kelola desa yang lebih baik dan promosi pariwisata lokal.

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik
Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa
Warga Tidung Makassar Geger, Mahasiswi Asal Torut Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:47 WITA

Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:40 WITA

Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5

Berita Terbaru