LAKSUS Turunkan Tim Pantau Anggaran RT/RW, Jangan Ada Mark-up dan Fiktif

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan RT/RW Makassar (ilustrasi)

Pemilihan RT/RW Makassar (ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Lembaga Anti Korupsi Sulsel (LAKSUS) menegaskan akan melakukan pemantauan ketat terhadap penggunaan anggaran pemilihan RT/RW Kota Makassar tahun 2025.

Anggaran yang mencapai lebih dari Rp5 miliar itu dinilai rawan terjadi penyimpangan jika tidak diawasi secara serius.

Direktur LAKSUS, Muh Ansar, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk mengawasi seluruh proses, mulai dari pembiayaan teknis pelaksanaan hingga distribusi anggaran di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Kami mencermati bahwa anggaran Rp5 miliar lebih untuk pemilihan RT/RW sangat berpotensi diselewengkan jika tidak transparan. Karena itu, LAKSUS akan melakukan pemantauan penuh dan siap melaporkan ke aparat penegak hukum (APH) bila ditemukan penyimpangan,” tegas Ansar dalam keterangannya, Minggu (16/11/2025).

Ansar menambahkan, potensi masalah dapat muncul pada beberapa titik, seperti pengadaan logistik pemilihan, pembiayaan panitia, hingga distribusi anggaran ke wilayah yang melaksanakan pemilihan serentak.

BACA JUGA :  LAKSUS Desak Polda Sulsel Turun Tangan Periksa Rektor UNM Karta Jayadi Cs

“Penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ada markup, pengadaan fiktif, atau alokasi yang tidak sesuai aturan,” ujarnya.

LAKSUS juga mendesak Pemerintah Kota Makassar, terutama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai penanggung jawab teknis, untuk membuka secara transparan rincian penggunaan anggaran kepada publik.

“Ini adalah pesta demokrasi level kelurahan, tetapi anggarannya tidak kecil. Karena itu keterbukaan mutlak,” tambah Ansar.

BACA JUGA :  Proyek PSEL Makassar Diduga Sarat Gratifikasi, Laksus Akan Laporkan ke Polda Sulsel

Pemilihan RT/RW Kota Makassar dijadwalkan berlangsung pada akhir 2025 dengan peserta ratusan RT dan RW dari seluruh kecamatan.

Pengawasan anggaran disebut akan menjadi faktor penting untuk memastikan proses berjalan bersih dan bebas dari praktik korupsi.

(MA/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun
DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:04 WITA

Rupiah “Mendadak Sultan” di Iran Saat Rial Tersungkur Tanpa Ampun

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:16 WITA

DJP Serahkan Tersangka Sindikat Faktur Fiktif, Negara Dirugikan Rp170 Miliar

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:30 WITA

Kacau, 5 Tahun Mengendap, Kasus Penipuan di Polres Sidrap Baru Jalan Usai Viral Dulu

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:11 WITA

Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru