Kuasa Hukum Citra Insani Bongkar Rantai Penipuan AKPOL Andi Fatmasari

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum Citra Insani, Kamaruddin Simanjuntak saat menggelar konferensi pers di Cafe Bakso Mercon BBC Makassar pada Selasa (29/10/2024)

Kuasa hukum Citra Insani, Kamaruddin Simanjuntak saat menggelar konferensi pers di Cafe Bakso Mercon BBC Makassar pada Selasa (29/10/2024)

Zonafaktualnews.com – Kuasa hukum Citra Insani, Kamaruddin Simanjuntak, membongkar rantai penipuan Andi Fatmasari Rahman (AFR) terkait penerimaan AKPOL dengan nilai mencapai Rp 4,9 miliar.

Dalam konferensi pers yang digelar di Cafe Bakso Mercon BBC Makassar pada Selasa (29/10/2024), Kamaruddin menjelaskan, AFR diduga meminta sejumlah dana dari keluarga Citra Insani.

Kamaruddin menjelaskan bahwa AFR diduga meminta dana besar dari keluarga Citra Insani dengan janji akan menjamin kelulusan Gonzalo, di Akpol.

“Keluarga Citra mengeluarkan uang hingga Rp 4,9 miliar demi kelulusan Gonzalo, karena mereka percaya pada janji-janji manis yang diberikan AFR,” ungkap Kamaruddin.

Lebih lanjut, ia menyoroti keterlibatan nama H. Ahmad Sahroni, anggota DPR RI, yang sering disebut dalam skandal ini.

“Keluarga Citra merasa tertekan dan terpaksa memberikan uang karena nama H. Ahmad Sahroni muncul dalam percakapan mereka,” tambah Kamaruddin.

Kamaruddin juga menegaskan bahwa dalam aksinya, AFR tidak hanya mengandalkan manipulasi verbal.

“Dia bahkan membawa pistol dan melibatkan keluarganya dalam skema penipuan ini. Kami menduga ada peran besar dari orang tuanya dan asistennya, H. Eno, dalam menarik uang dari korban,” kata Kamaruddin.

BACA JUGA :  Anak Pimpinan MPR 'Tipu' Pengusaha Catering

Dengan tegas, Kamaruddin menuntut agar penyidik tidak hanya menahan AFR, tetapi juga melibatkan anggota keluarganya yang diduga terlibat.

“Kami ingin semua pihak yang terkait segera diperiksa agar keadilan dapat ditegakkan,” ujarnya.

Tak ketinggalan, ia juga menyampaikan bahwa ada tiga korban lain di Bone yang mengalami penipuan serupa, dan mendorong mereka untuk melapor secara kolektif di Polda.

BACA JUGA :  Rumah Sri Mulyani Digeruduk, Dirusak hingga Kena “Pajak Rakyat”

“Kami akan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam skandal ini dihadapkan pada hukum,” tegas Kamaruddin.

Kamaruddin mengingatkan masyarakat untuk menghentikan bullying dan penghakiman terhadap keluarga Citra di media sosial, sambil menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keadilan.

“Kami akan terus berjuang untuk mengungkap kebenaran di balik kasus penipuan ini,” pungkasnya.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS
2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan
Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram
Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam
KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator
Tolak Interogasi Liar, Bupati Gowa “Skakmat” Pansus dengan Walk Out dari Sidang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:40 WITA

Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:26 WITA

2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:19 WITA

Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:09 WITA

Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam

Berita Terbaru