Korban Tewas Gempa Myanmar Diprediksi Lampaui 10 Ribu Jiwa

Minggu, 30 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga pasar panik saat menyaksikan gedung tinggi ambruk akibat gempa dahsyat yang mengguncang Myanmar dan terasa hingga Thailand. (Foto Warga Myanmar di Medsos)

Warga pasar panik saat menyaksikan gedung tinggi ambruk akibat gempa dahsyat yang mengguncang Myanmar dan terasa hingga Thailand. (Foto Warga Myanmar di Medsos)

Zonafaktualnews.com – Gempa dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025, diprediksi menelan korban jiwa lebih dari 10 ribu orang.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengeluarkan peringatan merah, menandakan potensi jumlah korban tinggi serta kerusakan masif di berbagai wilayah terdampak.

Hingga Sabtu, 29 Maret 2025, junta militer Myanmar mengonfirmasi sedikitnya 1.002 orang tewas, sementara 2.376 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, 30 orang masih dinyatakan hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak berwenang memperkirakan angka ini masih akan meningkat drastis seiring dengan proses pencarian dan evakuasi yang terus berlangsung di tengah reruntuhan.

BACA JUGA :  Kecelakaan Maut di Tol Makassar, Owner Pallubasa Serigala Selamat, Istri dan Anak Tewas

Guncangan hebat tersebut terasa hingga ke negara tetangga, termasuk Thailand dan China. Di Bangkok, warga berhamburan ke luar bangunan saat merasakan getaran, sementara laporan dari Provinsi Yunnan, China barat daya, juga mencatat dampak gempa yang cukup signifikan.

Junta Myanmar telah menetapkan status darurat di beberapa wilayah terdampak parah, seperti Sagaing, Mandalay, Bago, Shan bagian timur, dan Magway.

Bahkan, ibu kota Naypyidaw pun tak luput dari dampak gempa, memicu kepanikan di pusat pemerintahan junta.

Thailand turut menetapkan keadaan darurat di Bangkok menyusul dampak gempa yang mengguncang sebagian wilayahnya.

BACA JUGA :  Korban Gempa Afghanistan Tembus 1.400 Jiwa, Ribuan Masih Terjebak Reruntuhan

Fasilitas kesehatan di Myanmar kewalahan menangani gelombang korban yang terus berdatangan.

Banyak rumah sakit mengalami kerusakan, memaksa tenaga medis merawat pasien di luar gedung dengan peralatan seadanya.

Situasi ini semakin mempersulit upaya penyelamatan dan perawatan bagi korban luka.

Junta militer Myanmar kini meminta bantuan dari komunitas internasional untuk menghadapi dampak bencana yang begitu besar.

“Kami ingin komunitas internasional segera mengirimkan bantuan kemanusiaan,” ujar juru bicara junta, Zaw Min Tun, dalam pernyataannya di sebuah rumah sakit di Naypyidaw.

Para ahli geologi menyebut gempa ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir di Myanmar.

BACA JUGA :  Kejahatan Zionis Israel, Korban Tewas di Gaza Capai 4.469 Orang

Kerusakan infrastruktur meluas, dengan banyaknya bangunan yang roboh, jalan yang retak, serta jembatan yang runtuh.

Bahkan, sebuah bendungan dilaporkan jebol, meningkatkan risiko bencana lanjutan seperti banjir besar di beberapa wilayah.

Pemerintah Myanmar dan tim penyelamat terus berjuang mengevakuasi korban yang masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Dengan kondisi yang semakin parah dan laporan terbaru yang terus berdatangan, jumlah korban tewas diperkirakan akan terus bertambah, bahkan melampaui 10 ribu jiwa.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal
Bareskrim Polri Rilis Wajah 2 Wanita DPO Asal Makassar Pengendali Sabu
Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA
Oknum ASN di Takalar Diduga Terseret Hubungan Terlarang dengan Pelajar
Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 01:41 WITA

Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal

Sabtu, 25 April 2026 - 18:02 WITA

Bareskrim Polri Rilis Wajah 2 Wanita DPO Asal Makassar Pengendali Sabu

Sabtu, 25 April 2026 - 16:36 WITA

Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Jumat, 24 April 2026 - 01:50 WITA

Oknum ASN di Takalar Diduga Terseret Hubungan Terlarang dengan Pelajar

Jumat, 24 April 2026 - 00:53 WITA

Skandal Lendir Guncang Enrekang, Oknum Dewan Diduga Terseret Video Panas

Berita Terbaru