Korban Gempa Afghanistan Tembus 1.400 Jiwa, Ribuan Masih Terjebak Reruntuhan

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa magnitudo 6 mengguncang Afghanistan pada Senin (1/9/2025), tampak puing reruntuhan di kawasan timur negara itu (Ist).

Gempa magnitudo 6 mengguncang Afghanistan pada Senin (1/9/2025), tampak puing reruntuhan di kawasan timur negara itu (Ist).

Zonafaktualnews.com – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Afghanistan timur kembali bertambah.

Pihak berwenang melaporkan lebih dari 1.400 orang tewas, sementara ribuan lainnya diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan hingga Rabu (3/9/2025).

Gempa dengan magnitudo besar itu terjadi pada Minggu malam, saat sebagian besar warga sedang tertidur lelap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada 27 kilometer timur laut Jalalabad, dengan kedalaman hanya 8 kilometer, sehingga guncangan terasa sangat kuat dan merusak.

BACA JUGA :  Gempa M 7,3 Guncang Siberut, Padang, hingga Bukittinggi

Provinsi Kunar tercatat sebagai wilayah paling parah terdampak. Data terbaru menunjukkan 1.411 orang meninggal, lebih dari 3.100 luka-luka, serta 5.412 rumah hancur. Desa-desa di distrik Nur Gal, Sawki, Watpur, Manogi, dan Chapa Dara hampir rata dengan tanah.

Juru bicara pemerintahan sementara di Kunar, Abdul Ghani, mengatakan operasi penyelamatan masih berlangsung intensif.

Menurutnya, banyak korban belum bisa dievakuasi karena akses jalan terputus dan reruntuhan yang sulit ditembus alat berat.

BACA JUGA :  Pakistan Gempur Perbatasan Afghanistan, 46 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

Bulan Sabit Merah Afghanistan memperkirakan jumlah korban bisa terus bertambah. Mereka menegaskan banyak keluarga masih mencari anggota keluarganya yang hilang, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi di tempat terbuka tanpa perlengkapan memadai.

Pemerintahan sementara Taliban mengerahkan tim medis dan bantuan logistik sejak Senin.

Kabul juga mengirimkan tambahan pasokan obat-obatan dan relawan, meski distribusi bantuan terkendala kondisi geografis dan infrastruktur yang rusak parah.

Dukungan internasional mulai berdatangan. Pakistan, Iran, India, hingga sejumlah negara Barat menyatakan komitmen untuk mengirimkan bantuan darurat berupa tenaga medis, tenda, serta bahan makanan untuk para korban.

BACA JUGA :  Myanmar Porak-poranda Diguncang Gempa Dahsyat, Pemandangan Bak Kiamat

Gempa kali ini menjadi yang ketiga dengan skala besar sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus 2021.

Bencana beruntun ini semakin menekan kehidupan masyarakat Afghanistan yang sebelumnya sudah terhimpit oleh krisis ekonomi dan konflik berkepanjangan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”
Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru
Menu MBG di SMKN 2 Bone Ditemukan Ulat, Siswa Mengeluh Sakit Perut
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”
Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:28 WITA

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Jumat, 17 April 2026 - 02:23 WITA

Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Kamis, 16 April 2026 - 23:45 WITA

Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru

Kamis, 16 April 2026 - 09:28 WITA

Menu MBG di SMKN 2 Bone Ditemukan Ulat, Siswa Mengeluh Sakit Perut

Berita Terbaru