Kolektor Pasar Pekkae Berulah ala Preman, Pintu Kios Pedagang Dirusak

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu kios pedagang di Pasar Pekkae tampak sudah terbongkar dan tergeletak di lantai usai diduga dirusak oleh kolektor pasar, Sabtu (16/8/2025).

Pintu kios pedagang di Pasar Pekkae tampak sudah terbongkar dan tergeletak di lantai usai diduga dirusak oleh kolektor pasar, Sabtu (16/8/2025).

Zonafaktualnews.com – Kolektor Pasar Pekkae inisial BSR berulah bak preman dengan membongkar paksa pintu kios milik pedagang tanpa izin pemilik, Sabtu (16/8/2025).

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Imran Latif, salah seorang pedagang pasar, yang mendapati pintu penghalang kiosnya sudah dalam kondisi terbuka.

“Pada saat pembongkaran tidak ada pemberitahuan, hanya sepihak melakukan pembongkaran paksa tanpa sepengetahuan saya sebagai pemilik los,” kata Imran kepada awak media.

Imran mengakui, sebelumnya ia memang pernah ditegur agar segera membongkar pintu tersebut. Namun ia meminta waktu karena masih menyiapkan gorden serta perbaikan dengan besi yang harus dilas.

“Tiba-tiba sekitar jam 12 siang saya lihat pintu sudah terbongkar,” ujarnya.

Saat menelusuri pelaku, Imran mengaku bertemu dengan BSR yang terang-terangan mengakui perbuatannya.

“Dia bilang dengan nada tinggi: ‘Saya yang bongkar, kalau keberatan silakan melapor. Saya yang punya wewenang di sini’,” tutur Imran menirukan ucapan kolektor pasar tersebut.

BACA JUGA :  9 Bulan Laporan ‘Digantung’, Polda Sulsel Diadukan ke Ombudsman

Merasa dirugikan, kakak Imran yang juga pemilik kios, Marhaeti SP alias Eti, kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Barru.

“Saya merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Kepala Pasar Pekkae, H. Kamaluddin, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pembongkaran pintu dilakukan tanpa koordinasi dengannya.

“Saya akan panggil kolektor BSR karena dia tidak melapor kepada saya sebelum melakukan pembongkaran. Seharusnya ada prosedur,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Demo Boleh, Rusuh Jangan! Barru Tolak Aksi Anarkis dan Penjarahan

Meski demikian, Kamaluddin menilai persoalan bermula dari peringatan lama yang tak diindahkan pemilik kios.

“Alasannya memang karena pintu itu menutup jalan. Sudah lama disampaikan, tapi pemilik tetap belum membongkar dengan alasan menunggu gorden dibuat,” tambahnya.

Hingga kini, kasus dugaan perusakan pintu kios Pasar Pekkae tersebut masih dalam penyelidikan Polres Barru.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota
Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang
Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?
Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:27 WITA

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya

Senin, 1 Juni 2026 - 03:02 WITA

Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WITA

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:33 WITA

Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi

Berita Terbaru