Jeritan Korban Salah Tangkap Kasus Vina, Disuruh Lari dan Ditembak

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aldi Korban Salah Tangkap dalam wawancara dengan Uya Kuya TV di YouTube (Tangkapan Layar Video)

Aldi Korban Salah Tangkap dalam wawancara dengan Uya Kuya TV di YouTube (Tangkapan Layar Video)

Zonafaktualnews.com – Aldi, salah satu korban salah tangkap tanpa bukti dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky buka suara.

Dalam wawancara dengan Uya Kuya TV di YouTube yang dikutip pada Kamis (27/6/2024), Aldi mengaku bahwa dia dan kakaknya, Eka Sandi, mengalami penyiksaan brutal oleh sejumlah oknum polisi.

Aldi ditangkap secara paksa di depan SMU 11 saat sedang mengantar motor, kemudian disergap oleh polisi berpakaian preman, dipukuli, dan dibawa ke dalam mobil dengan paksa.

“Ditanya untuk mengaku, saya bilang tidak tahu, tidak tahu. Mereka terus memaksa,” ungkap Aldi

Aldi mengenang wajah para penyerangnya meskipun tidak mengenal mereka secara pribadi karena saat itu mereka tidak mengenakan seragam resmi Polri.

Penganiayaan terus berlanjut di kantor polisi, di mana ia dan kakaknya dikeroyok oleh sesama tahanan.

BACA JUGA :  Kapolri Soroti Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina

“Di dalam kantor polisi, saya dipaksa untuk mengakui kejahatan yang tidak pernah saya lakukan,” tambahnya.

Jeritan korban salah tangkap itu tidak berhenti di situ. Ia menceritakan bagaimana ia dipukuli, bahkan bagian tubuhnya seperti mata dan kemaluan diberi balsem hingga melepuh.

Tangan Aldi diinjak-injak dan ia bahkan dibenturkan ke kepala dengan gembok penjara.

BACA JUGA :  Dua Pembegal Mahasiswi di Makassar Dilumpuhkan Polisi

“Saya diminta untuk melarikan diri, tetapi saya takut ditembak. Akhirnya saya ditembak dengan peluru karet. Saya diperlakukan seperti binatang,” ujarnya sambil menahan air matanya.

Kisah Aldi menyoroti tragedi yang dialaminya sebagai salah satu korban dari kekerasan dan ketidakadilan dalam sistem hukum.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”
Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang
Owner FF Koar-koar Bravo BPOM-Polri, Netizen: “Samaji’ko Dulu Mercurit”
Anak Polisi Ngaku Kebal Hukum, Netizen: Mustahil Dipidana, Ortu Berpangkat
Lahir dengan Kelainan Langka, Bayi Bermata Satu di Kendari Cuma Hidup 5 Jam
Viral Servis Intim Bebas Remas “Novi Chindo” dan Tukang Cilok, Video Diburu Netizen
Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:27 WITA

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WITA

Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”

Senin, 25 Mei 2026 - 17:44 WITA

Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:44 WITA

Owner FF Koar-koar Bravo BPOM-Polri, Netizen: “Samaji’ko Dulu Mercurit”

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:53 WITA

Anak Polisi Ngaku Kebal Hukum, Netizen: Mustahil Dipidana, Ortu Berpangkat

Berita Terbaru