Heboh, Spanduk “Undangan Perang Terbuka IPMIL ASU” Terpajang di Fly Over Makassar

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk “Undangan Perang Terbuka IPMIL ASU, Jangan Pulang Kampung” Terpajang di Fly Over Makassar

Spanduk “Undangan Perang Terbuka IPMIL ASU, Jangan Pulang Kampung” Terpajang di Fly Over Makassar

Zonafaktualnews.com – Spanduk bertuliskan “Undangan Perang Terbuka, IPMIL ASU. Jangan Pulang Kampung” hebohkan Makassar.

Spanduk tersebut terlihat mencolok tergantung di Fly Over Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (24/7/2025).

Kejadian ini viral setelah pesan berantai menyebar cepat melalui grup WhatsApp dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak warganet mengaitkan isi spanduk dengan serangkaian serangan misterius yang terjadi di sejumlah kampus swasta di Makassar.

Sebuah video amatir yang beredar luas memperlihatkan aksi brutal sekelompok orang tak dikenal (OTK) di sebuah kampus swasta di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terdengar teriakan panik dari para mahasiswa yang berlarian menyelamatkan diri di tengah suasana kacau.

Tak hanya di Tamalanrea, insiden serupa juga dilaporkan lebih dahulu terjadi di sebuah kampus lain di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini.

Rangkaian peristiwa tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa ini bukan aksi kekerasan acak, melainkan bagian dari konflik terorganisir yang berpotensi memicu bentrokan antarkelompok mahasiswa.

Di media sosial, reaksi keras bermunculan. Warganet ramai-ramai mengungkapkan kekhawatiran mereka atas potensi eskalasi kekerasan yang lebih besar.

“Ini bukan sekadar candaan. Ini bentuk provokasi terbuka. Polisi harus segera bertindak!” tulis salah satu pengguna Instagram di kolom komentar unggahan video viral.

“Kalau ini benar ulah oknum mahasiswa, sungguh disayangkan. Kampus bukan arena balas dendam,” komentar netizen lain.

“Jangan sampai ada korban jiwa baru semua bergerak. Aparat harus buru pelaku dan bongkar aktor intelektual di balik spanduk ini,” desak warganet lainnya.

Hingga saat ini, aparat keamanan belum memberikan keterangan resmi terkait siapa dalang di balik pemasangan spanduk maupun motif dari rangkaian serangan tersebut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru