Heboh! Pria di Pinrang Gantung dan Ancam Bunuh Balita Usai Cekcok dengan Istri

Senin, 5 Agustus 2024 - 13:45 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Heboh! Pria di Pinrang Gantung dan Ancam Bunuh Balita Usai Cekcok dengan Istri

Foto Kolase : Polisi menyelamatkan balita yang disandera 16 jam dan pelaku yang gantung dan ancam bunuh anaknya ditangkap (Facebook)

Zonafaktualnews.com – Seorang pria bernama Sandi (25) dengan tega menggantung dan mengancam membunuh anak balitanya yang berusia 1 tahun usai cekcok hebat dengan istrinya.

Peristiwa tragis ini terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan dan menyita perhatian publik setelah video aksinya viral di media sosial, Senin (5/8/2024).

Dari informasi yang dihimpun, insiden ini berlangsung di rumah Sandi di Desa Massulowalie, Kecamatan Mattiro Sompe, pada Minggu (4/8/2024) sekitar pukul 19.00 Wita.

Selama 16 jam penuh ketegangan, Sandi menyandera anaknya hingga akhirnya polisi berhasil mengamankan balita tersebut.

Dalam video yang beredar luas, terlihat nenek dari korban berusaha keras menyelamatkan cucunya. Namun, Sandi terus memaksa untuk mempertahankan anaknya.

BACA JUGA :  Firdaus Oiwobo Ngamuk dengan Pengacara, Netizen: Umur Segini Lagi Lucu-lucunya

Rekaman mengerikan itu memperlihatkan Sandi menggantung anaknya dengan tali yang terlilit di leher korban yang masih balita dan menangis histeris.

“Ini yang mau mulihat ini?” ujar Sandi saat merekam aksinya yang mengejutkan.

Pada potongan video lainnya, terlihat Sandi dengan kejam mengempaskan anaknya ke kasur berulang kali.

Tampak juga senjata tajam jenis parang di kasur, yang digunakan Sandi untuk mengancam nyawa anaknya.

Pelaku yang menggantung dan ancam membunuh anak balitanya menangis saat diamankan polisi (Foto Facebook)
Pelaku yang menggantung dan ancam membunuh anak balitanya menangis saat diamankan polisi (Foto Facebook)

“Ini yang kau tunggu kah?” kata Sandi sambil menghempaskan anaknya dengan kasar.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan, menyatakan bahwa pelaku dan anaknya baru berhasil diamankan pagi tadi setelah negosiasi panjang dan alot.

BACA JUGA :  Ucapan Ultah Jokowi dari Kemenkominfo Mirip Belasungkawa

“Selama 16 jam, pelaku ini menyandera anaknya. Mulai jam 7 malam kemarin hingga 10 pagi tadi,” ungkap Reza kepada wartawan, Senin (5/8/2024).

Tindakan sadis ini dilakukan Sandi sebagai bentuk kekesalan terhadap istrinya yang ingin berpisah darinya.

Ia mengancam dengan parang dan melakukan kekerasan karena tidak terima atas keinginan istrinya untuk berpisah.

“Pelaku mengancam akan membunuh anaknya dengan parang. Ia mengaku kesal terhadap istrinya dan keluarga istrinya.

Sudah hampir setahun mereka pisah ranjang, dan pelaku tidak mau berpisah dengan istrinya,” jelas Reza.

Kini, Sandi sudah diamankan di Mapolres Pinrang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Dihujani Tudingan Merkuri, Owner Mira Hayati Lock Kolom Komentar Media Sosial

Kasus ini terus dikembangkan oleh pihak kepolisian untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Langit Kotim “Muntah” Benda Asing? Cangkang Logam Raksasa Bikin Heboh
Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat
Ngeri! Rongga Bara Karhutla Kalteng Menganga, Muncul Lubang Api Bawah Tanah
Viral Video AI Prof Djokosoetono di Medsos, dr Mintarsih Buka Borok Blue Bird
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Heboh, Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terciduk “Adu Kelamin” di Ruang Kelas
Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Gubernur Sulsel Dikuliti Netizen, Anggaran Sewa Bunga Rp1 Miliar Disoal