Komplotan Geng Motor “Bocil” Dicokok Polisi Usai Bunuh Mahasiswa di Makassar

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Komplotan Geng Motor “Bocil” Dicokok Polisi Usai Bunuh Mahasiswa di Makassar

Sebanyak 19 remaja diamankan polisi terkait kasus penyerangan yang menewaskan seorang mahasiswa di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam sebagai barang bukti. (Foto Polsek Biringkanaya)

Zonafaktualnews.com – Komplotan geng motor “bocil” yang diduga terlibat dalam penyerangan hingga menewaskan seorang mahasiswa di Makassar dicokok polisi.

Sebanyak 19 remaja diduga terkait dalam kasus tersebut berhasil dijaring dalam operasi gabungan aparat.

Operasi yang digelar pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.00 Wita itu melibatkan personel Resmob Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes Makassar, Unit Reskrim Polsek Biringkanaya, Resmob Polres Maros, serta personel Polsek Mandai.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, mengatakan tindakan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Dari hasil pengembangan, kami mengamankan 19 orang pemuda yang diduga ikut terlibat dalam penyerangan tersebut. Selain itu, turut diamankan barang bukti berupa dua parang dan dua pisau dapur,” kata Kompol Setiawan A. Malik, Senin (5/10/2026).

BACA JUGA :  Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor

Mayoritas remaja yang terjaring dalam operasi tersebut masih berstatus pelajar dengan rentang usia 14 hingga 17 tahun.

Polisi juga menyita empat senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi penyerangan tersebut.

Kompol Setiawan menambahkan, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Biringkanaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Para pemuda beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Biringkanaya guna dilakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari kasus penyerangan brutal yang terjadi pada Minggu (4/10/2026) dini hari sekitar pukul 03.35 Wita di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.

BACA JUGA :  Si Jago Merah Hanguskan Gudang di Tinumbu dan Melalap Area Dekat Polsek Biringkanaya

Dalam peristiwa itu, seorang mahasiswa berinisial M.A.M. (24) meninggal dunia setelah diserang menggunakan senjata tajam dan busur.

Korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala akibat tebasan parang serta anak panah busur yang tertancap di bagian kepala.

Selain menewaskan M.A.M., aksi penyerangan tersebut juga menyebabkan seorang pelajar berinisial M.F.SM. (17) mengalami luka serius pada bagian kepala dan punggung sehingga harus menjalani perawatan medis.

Sebelumnya, Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Fajar Achmad membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

BACA JUGA :  Gegara Gabah Dihambur Anak, IRT di Makassar Duel Pakai Pisau

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kelompok pengendara motor yang diduga berjumlah puluhan orang itu menyerang korban menggunakan parang dan busur setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban dan rekan-rekannya di lokasi kejadian.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terhadap 19 remaja yang telah terjaring untuk mengungkap peran masing-masing serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU
Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor
Denny Desak MK Tegakkan Konstitusi, Klaim Gibran Tak Memiliki Ijazah SMA
Feri Amsari Sindir Rocky Gerung Lewat Video Lama Janji Penolakan Jabatan
Proyek Jalan Rp46 M di Lutra Diduga Pakai Material Ilegal, PPK-DPRD Masa Bodoh

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:15 WITA

Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:15 WITA

Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor

Berita Terbaru