Gempa M 7,6 Landa Sulut dan Malut, Satu Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Kamis, 2 April 2026 - 11:30 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Gempa M 7,6 Landa Sulut dan Malut, Satu Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Reruntuhan gedung olahraga di Sulawesi Utara akibat gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi Kamis pagi. (Tangkapan layar video)

Zonafaktualnews.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) pada Kamis pagi (2/4/2026) menimbulkan korban jiwa di Kota Manado.

Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan yang runtuh saat gempa terjadi.

Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara, Nuriadin Gumeleng, mengatakan korban meninggal dunia telah dievakuasi ke rumah sakit setempat.

BACA JUGA :  Provokator di Bitung Marco Marewou Karundeng Ditangkap Polisi

Selain korban meninggal, satu warga lainnya mengalami patah kaki akibat melompat dari bangunan saat terjadi guncangan kuat.

Menurut Nuriadin, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kemungkinan adanya korban lain maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

Gempa tektonik tersebut berpusat di perairan dekat Bitung dan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, terutama di Manado.

BACA JUGA :  Banjir Terjang 5 Kecamatan di Wajo Sulsel, Puluhan Desa Terisolasi

Guncangan membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah serta bangunan untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara setelah gempa terjadi.

BMKG juga menyebut beberapa wilayah di kedua provinsi tersebut masuk dalam status siaga tsunami.

BMKG masih terus melakukan pemantauan dan pemutakhiran data terkait aktivitas gempa serta potensi dampak yang ditimbulkan. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG.

BACA JUGA :  Lampaui Prediksi, Korban Gempa Turki-Suriah Naik 15 Ribu Jiwa

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tambang Emas Ilegal di Bone Bolango Dilibas, Bos-Pengawas Dijebloskan ke Sel
Suket Gibran Disebut Hasil Manipulasi, Buni Yani Desak MK Diskualifikasi
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri
Komplotan Geng Motor “Bocil” Dicokok Polisi Usai Bunuh Mahasiswa di Makassar
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:07 WITA

Tambang Emas Ilegal di Bone Bolango Dilibas, Bos-Pengawas Dijebloskan ke Sel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:14 WITA

Suket Gibran Disebut Hasil Manipulasi, Buni Yani Desak MK Diskualifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Anak Disekap, Istri Ditikam 27 Kali, Suami di Gowa Bakar Diri Sendiri

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Komplotan Geng Motor “Bocil” Dicokok Polisi Usai Bunuh Mahasiswa di Makassar

Berita Terbaru