Gagal Tangkap Harun Masiku, KPK Dicap Macan Ompong

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harun Masiku/Net

Harun Masiku/Net

Zonafaktualnews.com – KPK dianggap telah gagal menangkap buronan Harun Masiku selama lebih dari empat tahun.

Publik kini mulai meragukan lembaga antirasuah tersebut, yang kerap kali dianggap sebagai “macan ompong”.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, menilai bahwa KPK adalah lembaga penegak hukum yang paling sering menyuarakan komitmen anti-korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menurutnya, suara keras tersebut tidak disertai dengan tindakan nyata yang sesuai.

BACA JUGA :  Polemik OTT Basarnas, Novel Sebut Pimpinan KPK Lari dari Tanggung Jawab

“Semakin lama KPK menangkap Harun Masiku, semakin kuat pandangan bahwa KPK adalah macan ompong,” ujar Tamil seperti yang dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/6/2024).

Menurut Tamil, publik menduga bahwa KPK sebenarnya sudah mengetahui keberadaan buronan tersebut, tetapi belum mengambil langkah untuk menangkapnya.

“Publik berpikir, sebenarnya KPK ini tahu keberadaan Harun Masiku, tapi kapan menangkapnya masih menunggu. Nah, menunggu ini yang kemudian jadi bola liar secara opini, menunggu apa?” tanya Tamil.

BACA JUGA :  Kadisdik Makassar dan Pihak Hotel MaxOne Tak Berikan Tanggapan, Ada Apa?

Ia menegaskan bahwa dalam penegakan hukum, tidak ada alasan untuk menunda tindakan jika alat bukti sudah cukup dan posisi pelanggar hukum sudah diketahui.

Kegagalan KPK dalam menemukan dan menangkap Harun Masiku selama ini, lanjut Kang Tamil, menunjukkan kelemahan lembaga tersebut.

“Dengan tidak diketahuinya posisi Harun Masiku oleh KPK, maka KPK dianggap lemah,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Sekjen DPR Jadi Tersangka Korupsi Rp120 M, KPK Masih Rahasiakan 6 Nama Lain

Kegagalan KPK ini memunculkan kekhawatiran bahwa lembaga tersebut mulai kehilangan kepercayaan publik.

Banyak pihak yang mendesak agar KPK segera mengambil langkah konkret untuk menangkapnya dan membuktikan bahwa mereka masih memiliki taji dalam memberantas korupsi di Indonesia.

 

Editor: Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi
Eks Menag Yaqut Ditetapkan Tersangka Skandal Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun
Saling Serang Berakhir Pidana, Richard Lee dan Doktif Sama-sama Jadi Tersangka
Banjir Sumut dan Dugaan Jejak Kekuasaan, Aparat Didesak Periksa Luhut
KUHP Pidana Perzinahan Sah, Pelakor, Pebinor, dan Pasangan Kumpul Kebo Bisa Dipenjara

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:50 WITA

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:40 WITA

Eks Menag Yaqut Ditetapkan Tersangka Skandal Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:57 WITA

Saling Serang Berakhir Pidana, Richard Lee dan Doktif Sama-sama Jadi Tersangka

Berita Terbaru