Diduga Pungli, Biaya Tes Psikologi Urus SIM di Bulukumba Membengkak

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biro Pelayanan Psikologi SIM (Istimewa)

Biro Pelayanan Psikologi SIM (Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Biaya tes psikologi dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Bulukumba membengkak.

Padahal diketahui sebelumnya biaya penerbitan SIM di Polres Bulukumba Rp 50 ribu kini mencapai Rp100 ribu.

Dengan naiknya biaya tes psikologi tersebut, sejumlah warga mengeluh dan merasa jadi korban pungutan liar (pungli).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini pemerasan dan saya kira ini adalah pungli (diduga pungutan liar) dari pihak terkait, karena tidak ada aturannya,” ujar salah satu warga yang minta namanya tidak ingin disebutkan, Kamis (20/7/2023).

BACA JUGA :  F-KRB : Jangankan Kepsek, Undangan Kadis Saja Oknum Guru Tak Hargai

Warga sangat menyayangkan, biaya tes psikologi dalam mengurus SIM di Polres Bulukumba tiba-tiba naik dua kali lipat

“Kenapa mesti tiba tiba naik sampai dua kali lipat. Dulunya hanya Rp 50 ribu sekarang naik dua kali lipat jadi 100 ribu,” keluhnya.

Sementara itu, petugas tes psikologi yang ditemui di biro pelayanan tes psikologi di depan Mapolres Bulukumba mengatakan bahwa kebijakan itu sudah disetujui oleh Dirlantas Polda Sulsel.

BACA JUGA :  Kepala UPT SMAN 11 Makassar Terendus Pungli, Kadisdik Sulsel Bereaksi

“Ini kebijakan bersama toh. Ini sudah disetujui oleh Dirlantas Polda Sulsel. Di Sulbar (Sulawei Barat) itu satu setengah (Rp150 ribu_red). Ini naik sejak Januari 2023,” kata Illa Hamzah.

Saat diperlihatkan aturan dari laman website sPPsi SIM yang hanya Rp35 ribu rupiah, Illa berdalih bahwa biaya tersebut berlaku hanya bagi yang mengurus tes Psikologi via online.

“Itu untuk yang urus melalui online pak, kalau mengurus langsung ke sini (di biro pelayanan tes psikologi) itu harus Rp100 ribu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Habis Manis Istri Simpanan Dibuang, Bayi Hasil Siri Tak Diakui Briptu AA

Berdasarkan pengamatan awak media di dalam ruangan biro pelayanan tes psikologi tersebut, melekat sebuah kertas pada bagian dinding sebelah kanan pintu masuk.

Pada kertas berukuran kecil tersebut tertulis “biaya administrasi Rp. 100.000”.

Tampak dua pegawai wanita yang melayani dan memandu warga yang ingin mengurus tes psikologi di ruangan itu.

Editor : Amor

Berita Terkait

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa
Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem
SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi
Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat
Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK
Oknum Pegawai PLN Takalar Diduga Lakukan Pencurian Listrik dari Pos Ronda
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:00 WITA

CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:21 WITA

Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem

Minggu, 28 Desember 2025 - 00:51 WITA

SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:36 WITA

Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat

Berita Terbaru