Demo UU TNI-RUU Polri Ricuh! Polisi Pukul Mundur Massa, Paramedis Jadi Korban

Jumat, 28 Maret 2025 - 03:03 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Demo UU TNI-RUU Polri Ricuh! Polisi Pukul Mundur Massa, Paramedis Jadi Korban

Foto Kolase : Bentrokan massa aksi dengan polisi dan tim medis digeledah serta dipukuli

Zonafaktualnews.com – Jakarta kembali memanas! Aksi demonstrasi menolak UU TNI dan RUU Polri yang digelar pada Kamis (27/3/2025) di DKI Jakarta berakhir dengan bentrokan.

Aparat kepolisian turun tangan membubarkan massa aksi, bahkan tim paramedis pun ikut menjadi korban.

Dari laporan yang beredar di media sosial, kepanikan terjadi saat polisi mulai merangsek maju.

Akun X @barengwarga menyebutkan bahwa situasi mendadak kacau ketika massa aksi dan tenaga medis dipukul mundur.

“Polisi mulai memaksa memukul mundur membubarkan massa aksi dan paramedis,” tulis akun X @barengwarga.

Situasi semakin tidak terkendali saat demonstran berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Beberapa di antara mereka tertangkap, sementara lainnya mengalami luka-luka.

Bahkan, pada pukul 18.30 WIB, sejumlah peserta aksi mendadak kehilangan akses ke akun WhatsApp mereka.

Tim medis yang seharusnya mendapat perlindungan justru mengalami perlakuan kasar.

Laporan dari lokasi menyebutkan bahwa mereka mengalami penggeledahan tanpa alasan jelas, bahkan beberapa di antaranya dipukuli oleh aparat.

“Digeledah semua dan ditonjok,” ujar seorang peserta aksi dalam rekaman video yang beredar.

Tak hanya itu, suasana semakin menegangkan dengan dugaan adanya penyusup dari pihak aparat di tengah barisan massa aksi.

Kejadian ini sontak membuat demonstran geram, terlebih setelah terdengar suara letusan senjata api.

“Woy pistol-pistol!” teriak massa yang mengetahui keberadaan penyusup tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun perwakilan DPR terkait peristiwa ini.

Sementara itu, tim medis dan relawan terus melakukan penyisiran untuk mencari peserta aksi yang terluka atau hilang.

Situasi di lokasi masih mencekam. Massa menuntut keadilan, sementara aparat terus bergerak.

Demonstrasi ini menjadi bukti bahwa UU TNI dan RUU Polri masih memicu polemik di tengah masyarakat.

Di tengah gelombang protes dan tindakan represif aparat, pemerintah justru terkesan bungkam dan tak mengambil sikap.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kontraktor Siluman di Swakelola Sekolah Parepare Terendus, KPK Diminta Usut
Kakak Husniah Talenrang, Fadil Imran Dapat Penugasan Baru dari Prabowo
Dr. Mintarsih Ulik Skenario Dilusi Saham Blue Bird, RUPS 28,65% Dipersoalkan
Prabowo Rombak Kabinet, Pratikno Lengser, Bahlil-Sigit Digeser, Suyudi Kapolri
Si Manja Kembali Rapat, Dg Sutte Puas Dijepit
Tiga Oknum Anggota DPRD Surabaya Diciduk Pesta Ekstasi di Hotel Mewah
Lapas Rasa Villa Diratakan Ditjen PAS, DPR Minta Jangan Hilangkan Jejak
DPO Tewas Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Uji Rantai Komando Polda Sulsel

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:52 WITA

Kontraktor Siluman di Swakelola Sekolah Parepare Terendus, KPK Diminta Usut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WITA

Kakak Husniah Talenrang, Fadil Imran Dapat Penugasan Baru dari Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dr. Mintarsih Ulik Skenario Dilusi Saham Blue Bird, RUPS 28,65% Dipersoalkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Prabowo Rombak Kabinet, Pratikno Lengser, Bahlil-Sigit Digeser, Suyudi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:29 WITA

Si Manja Kembali Rapat, Dg Sutte Puas Dijepit

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Si Manja Kembali Rapat, Dg Sutte Puas Dijepit

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:29 WITA