Dana Asing Hengkang Rp11,30 T dari Indonesia, BI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank Indonesia (Net/Ist)

Gedung Bank Indonesia (Net/Ist)

Zonafaktualnews.com – Dana asing kembali hengkang dari Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal keluar (capital outflow) sebesar Rp11,30 triliun dalam periode 21 hingga 24 Juli 2025.

“Nonresiden tercatat melakukan jual neto sebesar Rp11,30 triliun, terdiri dari penjualan neto sebesar Rp13,50 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya, Sabtu (26/7/2025).

BACA JUGA :  Dolar Anjlok di Google, Pasar Keuangan Kena Prank?

Meski terdapat tekanan dari sisi SRBI, investor asing masih melakukan pembelian terbatas di instrumen lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tercatat pembelian bersih senilai Rp2,10 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp100 miliar di pasar saham selama periode yang sama.

Sepanjang tahun berjalan hingga 24 Juli 2025, investor nonresiden telah mencatatkan jual neto sebesar Rp60,19 triliun di SRBI, dan Rp58,92 triliun di pasar saham.

BACA JUGA :  BI Catat Penukaran Uang Jelang Lebaran Capai Rp 157,96 Triliun

Sementara itu, pembelian bersih asing di pasar SBN tercatat Rp59,52 triliun.

Menanggapi dinamika aliran dana global tersebut, BI menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” tegas Denny.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

BACA JUGA :  Utang Luar Negeri Indonesia Membengkak, BI Sebut Masih Aman

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru