Cahaya Misterius Melintas di Langit Lampung, Diduga Sampah Roket-Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:47 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tangkapan layar video menunjukkan objek bercahaya yang melintas di langit Lampung, Sabtu (4/4/2026) malam. Objek ini sempat disebut-sebut mirip meteor oleh warga.

Tangkapan layar video menunjukkan objek bercahaya yang melintas di langit Lampung, Sabtu (4/4/2026) malam. Objek ini sempat disebut-sebut mirip meteor oleh warga.

Zonafaktualnews.com – Fenomena benda bercahaya yang melintas di langit Lampung pada Sabtu (4/4/2026) menghebohkan warga.

Objek tersebut menurut para ahli astronomi dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bukan meteor atau komet, melainkan diduga sampah roket dan sampah antariksa.

Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL), Dr. Annisa Novia Indra Putri, menjelaskan bahwa benda bercahaya ini kemungkinan besar berasal dari sisa badan roket atau satelit milik China.

“Fenomena langit yang viral saat ini bukan dari komet, tetapi kemungkinan besar adalah sampah antariksa dari rocket body, tubuh roket (satelit) dari China,” ujarnya.

Menurut Annisa, hasil pengamatan timnya menunjukkan gerakan benda tersebut tidak sesuai dengan karakteristik meteor atau komet.

BACA JUGA :  Densus 88 Baku Tembak dengan Teroris, 2 Tewas, 4 Diringkus

“Kami menganalisis itu bukan dari komet, karena gerakan dan lintasan bahkan pecahan yang terlihat di video itu tidak seperti ciri-ciri komet. Meteor biasanya muncul periodik dan cepat, sedangkan gerakan objek ini lebih lambat,” tambahnya.

Fenomena ini tidak hanya terlihat di Lampung, tetapi juga di beberapa wilayah tetangga, termasuk Bengkulu dan Palembang.

Meski demikian, Annisa memastikan benda tersebut tidak akan jatuh di wilayah Lampung.

“Benda yang turun ke bumi sudah terbakar saat berinteraksi dengan atmosfer, sehingga yang sampai biasanya hanya sisa-sisa kecil,” jelasnya.

Peneliti lain dari Laboratorium Observatorium Astronomi ITERA, Adhitya Oktaviandra, dan mahasiswa Irsyad Al Akbar menegaskan bahwa fenomena ini lebih mengarah pada sampah antariksa (space debris) yang kembali memasuki atmosfer Bumi.

BACA JUGA :  Dipaksa Ngepel Tanpa Pakaian, 3 ART Kabur dari Rumah ASN

Irsyad menambahkan bahwa dugaan awal terkait komet C/2026 A1 (MAPS) atau misi Artemis 2 tidak relevan karena ukuran dan karakteristik objek berbeda.

Data dari situs pemantauan orbit satelit publik memperkuat dugaan ini, menunjukkan adanya objek sisa roket CZ-3B R/B milik China yang kembali memasuki orbit Bumi.

“Untuk sementara, data mengarah kuat bahwa benda itu adalah sampah antariksa,” terang Irsyad.

Fenomena masuknya sampah antariksa ke atmosfer bukan hal langka. Gesekan dengan udara saat memasuki lapisan atmosfer membuat objek terbakar dan menciptakan cahaya terang, sering disalahartikan sebagai meteor.

BACA JUGA :  Geger, Penampakan Cahaya Hijau Melintasi Langit Yogyakarta

Durasi kemunculan benda bercahaya di Lampung kali ini cukup lama, hampir satu menit, berbeda dengan meteor yang biasanya hanya terlihat beberapa detik.

Riri Fitriandi, Humas Taman Nasional Way Kambas (TNWK), yang berada di lapangan saat itu, menyatakan dirinya menyaksikan fenomena tersebut secara langsung.

Para ahli juga mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai video atau informasi yang belum diverifikasi di media sosial, dan menunggu keterangan resmi dari lembaga terkait.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Selasa, 15 September 2026 - 00:12 WITA

Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas

Senin, 14 September 2026 - 23:52 WITA

Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar

Senin, 14 September 2026 - 15:00 WITA

Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang

Berita Terbaru