Bentrok, Kuli Cina dengan Buruh Lokal di PT GNI, 2 Orang Tewas

Minggu, 15 Januari 2023 - 15:06 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Bentrok, Kuli Cina dengan Buruh Lokal di PT GNI, 2 Orang Tewas

Screenshot video bentrokan di PT GNI Morowali Utara

Ringkasan

Dua orang tewas dalam bentrok antarpekerja di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam. Korban terdiri dari satu pekerja lokal dan satu tenaga kerja asing asal Cina, sementara 69 orang diamankan polisi.

Kericuhan bermula saat aksi mogok kerja pekerja lokal memicu penahanan massa di area pabrik dan berujung pada perusakan, pembakaran mess karyawan, serta kerusakan kendaraan. Polisi dan TNI kemudian mengendalikan situasi dengan pembubaran paksa dan gas air mata.

Zonafaktualnews.com – Dua orang tewas dalam bentrok antar buruh PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (14/1/2023) malam. Dua orang dilaporkan tewas, yakni satu tenaga kerja lokal dan satu orang tenaga kerja asing (TKA) asal Cina

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto Minggu (15/1/2023).

BACA JUGA :  JK "Murka" Minta Lahan PT Vale Harus Segera Diambil Alih

“Untuk korban meninggal hanya dua orang, satu orang TKA dan satu orang pekerja lokal,” ujarnya

Selain dua korban tewas, sebanyak 69 orang juga telah diamankan polisi dalam insiden kerusuhan tersebut

“Pasca-kericuhan sebanyak 69 orang kita amankan dan untuk perkembangan terakhir situasi di lokasi bentrokan sudah kondusif,” ungkapnya.

Kombes Didik menjelaskan bentrok terjadi saat ada sejumlah pekerja lokal  PT. GNI melakukan aksi mogok kerja

Pihak keamanan perusahaan kemudian menahan sekitar 500 pekerja masuk ke dalam pos 4 pabrik smelter milik PT GNI

Aksi yang mereka lakukan lantaran tujuh dari delapan tuntutan mereka belum disetujui oleh pihak perusahaan.

“Karena dihalangi masuk sehingga ratusan pekerja itu melempari dan merusak kantor security. Kemudian mereka menerobos masuk di pos 4 lalu menuju ke mes karyawan dan membakar sebuah mes karyawan hingga rata dengan tanah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tawuran Pecah Usai Salat Id, Satu Orang Warga Ditebas Parang

Personel kepolisian bersama TNI yang tiba di lokasi, kata Didik, berusaha untuk menenangkan para pekerja.

Namun hal itu tidak diterima sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada pelemparan ke arah petugas.

Kemudian ada karyawan dari divisi dump truk yang melintas di lokasi aksi mogok bekerja.

“Para pekerja langsung menyerang pekerja yang tidak ikut aksi mogok sehingga terjadi bentrok mengakibatkan ada 3 orang pekerja dari divisi dump truk yang mengalami luka di bagian badan dan 3 unit kendaraan roda dua dirusak,” jelasnya

Di waktu yang bersamaan, kata Didik, terjadi juga aksi saling kejar dan lempar yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia dari pihak pekerja.

Didik menuturkan bahwa bentrok tersebut dapat berhasil dikendalikan setelah petugas kepolisian melerai dua kelompok pekerja yang terlibat bentrok dan mengimbau untuk membubarkan diri.

BACA JUGA :  Ricuh di Enrekang! Video Bentrokan Pendukung Calon Bupati Viral

Sementara untuk TKA diamankan dan dievakuasi di lokasi smelter 2 PT GNI. Akan tetapi, aksi pembakaran mes karyawan yang dilakukan sekitar 500 massa pekerja kembali terjadi dan merusak 5 unit kendaraan milik PT GNI.

“Mess karyawan wanita nyaris ikut terbakar. Petugas berhasil evakuasi karyawan wanita yang berada di dalam mess. Kemudian ada 5 mobil yang dibakar,” tuturnya.

Aksi pekerja pun mendapatkan terhenti setelah petugas kepolisian yang menggunakan kendaraan taktis untuk menghalau pergerakan para pekerja dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan bentrokan tersebut.

“Mereka juga menyerang dan melempari petugas sehingga diberikan tembakan gas air mata. Ada 69 orang kita amankan bersama barang buktinya,” pungkasnya

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?