Banjir Bekasi Meluas! Air Nyaris Tutupi Atap Rumah, Mal dan Puluhan Mobil Terendam

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Banjir melnada rumah warga, Mal Mega Bekasi, dan sejumlah mobil di Perum Galaxy terendam banjir (Foto Warga Bekasi di Facebook)

Foto Kolase : Banjir melnada rumah warga, Mal Mega Bekasi, dan sejumlah mobil di Perum Galaxy terendam banjir (Foto Warga Bekasi di Facebook)

Zonafaktualnews.com – Kota Bekasi kembali diterjang banjir besar akibat luapan Kali Bekasi yang tidak mampu menahan tingginya debit air dari hulu.

Hujan deras yang mengguyur sejak Senin malam (3/3/2025) hingga Selasa dini hari (4/3/2025) memperburuk situasi, membuat air meluap dari Kali Cikeas dan Kali Cileungsi, serta menggenangi permukiman warga, fasilitas umum, hingga pusat perbelanjaan.

Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai lebih dari 4 meter, nyaris menutup atap rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi demi menyelamatkan diri dari banjir yang semakin parah.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga merendam sebuah mal di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan. Puluhan kendaraan yang juga terparkir di area Perum Galaxy ikut berimbas.

BACA JUGA :  Kapolres Barru Terjun Langsung Evakuasi Warga yang Terjebak Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat melaporkan bahwa hingga Selasa sore, setidaknya 760 warga Kota Bekasi telah mengungsi ke beberapa lokasi yang lebih aman.

Tim BPBD bersama petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi serta pendataan jumlah korban terdampak.

Hingga saat ini, banjir melanda 21 titik di tujuh kecamatan di Kota Bekasi, antara lain:

  1. Kecamatan Bekasi Timur
  2. Kecamatan Bekasi Utara
  3. Kecamatan Bekasi Selatan
  4. Kecamatan Pondokgede
  5. Kecamatan Jatiasih
  6. Kecamatan Medansatria
  7. Kecamatan Rawalumbu

Dari laporan sementara, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan serta luapan dari tanggul yang dibangun Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC).

BACA JUGA :  Antang Terendam Banjir, Puluhan Warga Mengungsi ke Masjid

Selain itu, sedimentasi di Kali Bekasi yang semakin parah diduga memperburuk dampak banjir, membuat aliran air tidak dapat mengalir dengan lancar.

Beberapa warga yang terdampak menyatakan bahwa banjir kali ini lebih buruk dibandingkan dengan kejadian serupa pada tahun 2020.

“Dulu air tidak sampai setinggi ini, sekarang sudah mencapai atap rumah. Banyak tetangga yang belum sempat menyelamatkan barang-barangnya,” ujar seorang warga Bekasi Selatan yang rumahnya terendam banjir.

Sementara itu, beberapa video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi banjir yang sangat mengkhawatirkan.

Warga membagikan momen saat air merendam jalan raya, rumah, hingga pusat perbelanjaan.

“Hampir seluruh Kota Bekasi terkena banjir besar. Semoga tidak ada korban jiwa dan semua diberikan keselamatan,” tulis seorang netizen dalam unggahan di media sosialnya.

BACA JUGA :  Gibran Blusukan ke Lokasi Banjir, Emak-emak di Bekasi Ogah Terima Bantuan

BPBD dan pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi kenaikan debit air dari hulu masih bisa terjadi.

Warga yang berada di wilayah rawan diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan mengikuti arahan petugas untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Upaya penanganan banjir terus dilakukan, namun kondisi cuaca yang belum membaik menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan posko bantuan untuk para korban banjir yang membutuhkan tempat tinggal sementara serta kebutuhan logistik.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”
Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi
SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?
Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:29 WITA

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:09 WITA

Kejagung Seret Tersangka Baru, Bos Vendor Motor Listrik MBG Tersandung Korupsi

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WITA

Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola

Berita Terbaru