Andi Sukma Tanggapi Polemik Pilwalkot Palopo: Siap Bertindak Jika Diperintah Partai

Sabtu, 14 September 2024 - 06:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Andi Sukma Tanggapi Polemik Pilwalkot Palopo: Siap Bertindak Jika Diperintah Partai

Andi Sukma, politisi Gerindra dari Luwu Utara

Zonafaktualnews.com –  Andi Sukma, politisi Gerindra dari Luwu Utara, mengungkapkan kesiapan untuk maju dalam Pilwalkot Palopo jika partainya menginstruksikan.

Pernyataan ini muncul di tengah polemik mengenai calon Wali Kota Palopo dari Gerindra, Trisal Tahir dan Ahmad Syarifuddin Daud, yang menghadapi ancaman pembatalan karena dianggap tidak memenuhi syarat oleh KPU.

Politisi Gerindra ini menyatakan bahwa dia siap sepenuhnya untuk menghadapi tantangan tersebut.

BACA JUGA :  Megawati Kirim Minyak Urut ke Prabowo, Apa Pesan yang Tersirat?

“Jika itu perintah partai, saya sangat siap. Kesiapan saya bukan sekadar ucapan, melainkan saya sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang,” ujarnya saat ditemui di Teras Kopi, D’Maleo Hotel Makassar pada Sabtu (14/9/2024).

Andi Sukma juga menambahkan bahwa berkas-berkasnya sudah lengkap dan siap, mengingat persiapan tersebut sudah dilakukan saat pencalonan bupati di Luwu Utara.

BACA JUGA :  Megawati Kirim Minyak Urut ke Prabowo, Apa Pesan yang Tersirat?

“Jadi, jangan khawatir tentang waktu yang singkat. Semua berkas saya sudah rampung,” tegasnya.

 

(Hendra)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU