Ajaran Sesat Panji Gumilang Tak Tersentuh Disebut Dibekingi Pak Kumis

Jumat, 23 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panji Gumilang maki-maki polisi

Panji Gumilang maki-maki polisi

Zonafaktualnews.com – Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu Jawa Barat menjadi sorotan publik setelah munculnya berbagai kontroversi.

Sejumlah pihak menduga ada beking (orang dalam) di Al-Zaytun sehingga ponpes yang dibangun tahun 1999 itu tak tersentuh hukum.

Mantan pemimpin Al-Zaytun sekaligus pendiri Yayasan Pesantren Indonesia, Imam Supriyanto mengatakan beking Panji Gumilang itu adalah Pak Kumis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok yang disebut-sebut sebagai Pak Kumis ternyata menjadi backingan kuat dari Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun.

Meski kini sudah mendelegasikan pada bawahannya, sosok Pak Kumis masih melindungi Panji Gumilang.

Imam Supriyanto tak mau menyebutkan secara gamblang sosok Pak Kumis yang di maskud.

“Dulu semua orang maklum, sejak Wiranto bisa 100 persen, dan orang-orang umum di elite itu sudah ‘Hei jangan mainin Zaytun loh, itu kan punya Pak Kumis’,” ujar Imam Suprianto.

BACA JUGA :  Panji Gumilang Tersangka Kasus Penistaan Agama Jalani Pemeriksaan Lanjutan  

“Itu orang tahu siapa Pak Kumis itu, tapi kan terus beliau sudah mendelegasikan ke yang muda-muda,” tambahnya.

“Kalau enggak tahu Pak Kumis tanyalah, ‘Siapa yang dulu dekat dengan Beliau mbahnya intelijen di Indonesia’, apa saya harus terus terang lagi siapa Pak Kumis itu,” jelasnya.

Sedangkan yang kini dekat dengan Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun adalah Staf Kepresiden yaitu Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko.

Imam Suprianto heran dengan Moeldoko yang hingga sekarang masih melindungi Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun.

BACA JUGA :  Terkuak, Transfer Rp 200 Juta ke Rekening Penembak Kantor MUI

Bahkan, Moeldoko disebut memberikan akses untuk Panji Gumilang mendapatkan bantuan dari pihak yang berwenang.

“Sekarang yang itu dekat sekali dan punya posisi yang menetukan di pemerintahan ini, yaitu seorang staf kepresidenan Pak Moeldoko,” tutur Imam Suprianto.

“Saya sendiri prihatin, kok kemarin masih membangga-banggakan dan sebagainya, ini Pak Moeldoko bagaimana,” tambahnya.

“Bahkan saya dapat informasi Pak Moeldoko ini membuka akses, ‘Kapan Pak Panji perlu bantuan ke Polres, Polda, Mabes Polri, itu tinggal telepon saja’,” jelasnya.

Menanggapi isu yang beredar, Kepala Staf Kepresiden Moeldoko menegaskan, tidak melindungi Ponpes Al-Zaytun.

“Kalau saya dikatakan membekingi mereka, emangnya gue preman apa! Terus kepentingan saya apa?” kata Moeldoko kepada awak media, Jumat (23/6/2023).

BACA JUGA :  MUI, NU, dan Muhammadiyah Tolak Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Mantan Panglima TNI ini mengaku justru sering mengingatkan pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang untuk tidak membuat onar.

Moeldoko meminta masyarakat tidak terprovokasi informasi yang sedang berkembang.

Dia mengajak masyarakat menunggu keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dugaan Ponpes Al-Zaytun menyebarkan ajaran menyimpang.

“Bila terjadi penyimpangan pada aspek ideologi, mestinya BPIP melakukan langkah-langkah edukatif,

Bahkan kalau mengarah pada tindakan radikalisme, BNPT harus melakukan langkah-langkah dalam domain tugasnya,” ucapnya.

“Justru saya katakan kepada Syeikh Panji G, kalau macem-macem saya akan bertindak duluan,” pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari Pak Kumis terkait keterlibatannya sebagai beking Panji Gumilang.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai
Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”
Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi
Eks Menag Yaqut Ditetapkan Tersangka Skandal Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun
Saling Serang Berakhir Pidana, Richard Lee dan Doktif Sama-sama Jadi Tersangka
Banjir Sumut dan Dugaan Jejak Kekuasaan, Aparat Didesak Periksa Luhut
KUHP Pidana Perzinahan Sah, Pelakor, Pebinor, dan Pasangan Kumpul Kebo Bisa Dipenjara

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:40 WITA

Banjir Kepung Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Jatibening Permai

Jumat, 23 Januari 2026 - 02:45 WITA

Psikiater UI Mintarsih Tanggapi Sorotan Menkeu Purbaya Soal “Penggorengan Saham”

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:50 WITA

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:40 WITA

Eks Menag Yaqut Ditetapkan Tersangka Skandal Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:57 WITA

Saling Serang Berakhir Pidana, Richard Lee dan Doktif Sama-sama Jadi Tersangka

Berita Terbaru