7 PT Diduga Selewengkan BBM Subsidi, AMARAH Tantang Kapolda Sulsel Sikat

Senin, 6 April 2026 - 21:54 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Aliansi Mahasiswa Rakyat Peduli Hukum (AMARAH) kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di depan Kantor Polda Sulsel, Senin, 6 April 2026.

Aliansi Mahasiswa Rakyat Peduli Hukum (AMARAH) kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di depan Kantor Polda Sulsel, Senin, 6 April 2026.

Zonafaktualnews.com – Aliansi Mahasiswa Rakyat Peduli Hukum (AMARAH) kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di depan Kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan pada Senin, 6 April 2026.

Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum serta perlindungan hak masyarakat atas distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Aksi Jilid II ini digelar karena massa aksi menilai hingga saat ini aparat penegak hukum belum melakukan tindakan tegas terhadap dugaan praktik penyalahgunaan dan penimbunan BBM solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

Aliansi AMARAH menilai BBM subsidi tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk diperjualbelikan kepada pihak industri, sehingga berpotensi merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi dari pemerintah.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum. Mereka mendesak aparat untuk mengusut tuntas dugaan praktik mafia solar subsidi yang diduga melakukan penimbunan serta penyelewengan distribusi BBM bersubsidi.

BACA JUGA :  Budiman Serahkan Bukti Hoaks 3 Media Online dan Bos LSM ke Polda Sulsel

Selain itu, massa juga meminta Kapolda Sulsel dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel untuk menyelidiki serta menindak tegas sejumlah perusahaan yang diduga terlibat dalam praktik penimbunan dan penyaluran solar subsidi kepada pihak industri.

Perusahaan yang disebut dalam tuntutan tersebut antara lain:

  1. Wisan Petri Energi
  2. Putra Amanah Jaya
  3. Bintang Terang Delapan Sembilan
  4. Wintara Berkah Abadi
  5. Ronald Jaya Energi
  6. Citra Jaya Energi
  7. Makmur Cahaya Energy

Aliansi AMARAH juga menuntut adanya transparansi dalam distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum mafia BBM.

BACA JUGA :  BPOM Makassar Dianggap Tak Becus Tindaki Kosmetik SYR Glowing dan SW Glow’s

AMARAH menilai praktik penyelewengan BBM subsidi tidak hanya merugikan masyarakat kecil, tetapi juga berpotensi merugikan negara serta pelaku usaha kecil yang bergantung pada ketersediaan BBM bersubsidi, terutama di tengah kondisi kelangkaan BBM yang terjadi di masyarakat.

Jenderal Lapangan aksi, Amar, dalam surat pernyataannya menyampaikan bahwa aksi Jilid II ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum serta upaya menjaga hak masyarakat kecil atas distribusi BBM subsidi yang adil.

“Kami menantang Kapolda Sulsel untuk berani mengusut dan menindak tegas dugaan mafia BBM subsidi. Jangan sampai BBM yang seharusnya untuk rakyat justru diselewengkan untuk kepentingan industri dan oknum tertentu,” tegas Amar.

BACA JUGA :  Pelaku Utama Perencanaan Pembunuhan Ustaz Jabal Nur Belum Ditindak

Amar juga menegaskan bahwa aksi ini akan terus berlanjut jika tuntutan mereka tidak mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

“Jika tuntutan kami tidak diatensi, maka kami akan kembali melakukan aksi Jilid III dengan jumlah massa yang lebih besar. Kami ingin penegakan hukum yang tegas dan transparan,” tambahnya.

Aliansi AMARAH berharap aparat penegak hukum dapat merespons tuntutan tersebut secara serius demi terciptanya keadilan serta transparansi dalam pengelolaan dan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Kamis, 10 September 2026 - 19:19 WITA

DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini

Kamis, 10 September 2026 - 15:57 WITA

Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Berita Terbaru