2 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Lutra Tertimbun Longsor, 1 Tewas

Kamis, 4 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambang Emas Ilegal di Lutra Longsor (Foto Istimewa)

Tambang Emas Ilegal di Lutra Longsor (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Dua pekerja tambang emas ilegal di Luwu Utara, Sulsel tertimbun longsor dan satu di antaranya meninggal dunia

Peristiwa itu terjadi di Desa Onondowa, Kecamatan Rampi, Luwu Utara pada Rabu (3/5/2023) sekitar pukul 23.00 Wita.

Korban meninggal bernama Adrianus Koase (30), sementara rekannya Ficky (38) kondisinya kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar ada 2 warga yang tertimbun saat melakukan penggalian di tambang emas ilegal, 1 korban tewas dan 1 kritis,” ujar Kasat Reskrim Polres Luwu Utara AKP Joddy kepada wartawan, Kamis (4/5/2023).

BACA JUGA :  Gerah Diliput, AKBP Achiruddin Bentak dan Tampar Tangan Wartawan

Joddy menjelaskan saat kejadian kedua korban sedang melakukan penggalian di lokasi tambang, tiba-tiba tanah yang digali mengalami longsor.

Menurut Joddy, kondisi tanah di lokasi terbilang labil karena maraknya aktivitas tambang ilegal.

“Mereka sedang melakukan penggalian kemudian karena struktur tanah yang labil, tiba-tiba tanahnya longsor menimpa mereka,” bebernya

Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Rampi itu kata Joddy memang sering terjadi.

BACA JUGA :  Heboh, Koboi Jalanan Berplat Polisi Bawa Pistol Pukul Sopir Taksi

Biasanya warga melakukan penambangan di malam hari agar terhindar dari polisi.

“Makanya saya juga pertanyakan kok bisa menambang malam hari. Ternyata mereka melakukan aktivitas malam untuk menghindari petugas. Karena memang kami sudah larang itu,” ungkapnya.

Dia menambahkan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tambang ilegal tersebut.

BACA JUGA :  SDN 271 Palimbongan Pinrang Disegel Buntut Tak Bayar Gaji Tukang

Joddy pun menegaskan akan menindak warga yang masih melakukan penambangan emas ilegal di Kecamatan Rampi.

“Kita sudah imbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas itu, karena berbahaya dan merusak lingkungan,

Tapi masih dilakukan, dengan ada kejadian ini semoga masyarakat bisa belajar, kami juga akan tegas mengambil sikap jika masih temukan aktivitas serupa,”pungkasnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros
Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri
Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG
Pemuda di Maros Dikeroyok Polisi Usai Bakar Petasan hingga Dipaksa Minum Miras
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Terus Bertambah Jadi 659 Orang
Bencana Banjir Sibolga Menelan Korban Jiwa, Evakuasi Terus Dilakukan
Bus Rombongan Jemaah Umrah dari Wonomulyo Polman Terjungkal di Pangkep

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:45 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diperkirakan Hilang Kontak di Sekitar Leang-leang Maros

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:10 WITA

Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:11 WITA

Puluhan Ibu Hamil, Anak Sekolah hingga Balita di Majene Diduga Keracunan MBG

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:05 WITA

Pemuda di Maros Dikeroyok Polisi Usai Bakar Petasan hingga Dipaksa Minum Miras

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:15 WITA

Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru