1.884 Warga Makassar Mengungsi Akibat Banjir, Manggala Jadi Wilayah Terparah

Minggu, 22 Desember 2024 - 23:23 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

1.884 Warga Makassar Mengungsi Akibat Banjir, Manggala Jadi Wilayah Terparah

Foto Kolase : Kondisi terkini banjir di Jalan Ujung Bori Raya Blok 8/RW 08 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar

Zonafaktualnews.com – Banjir yang melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan memaksa sebanyak 1.884 warga dari empat kecamatan mengungsi ke 28 titik penampungan. Wilayah Manggala menjadi daerah terdampak terparah dengan jumlah pengungsi tertinggi.

Data dari Tim Kaji Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar hingga Minggu (22/12/2024) pukul 16.30 WITA mencatat jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Kecamatan Manggala, yaitu 829 jiwa atau 211 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 12 lokasi pengungsian, termasuk masjid dan sekolah.

Kecamatan Biringkanaya mencatat 883 jiwa atau 234 KK mengungsi di 12 titik pengungsian. Di Panakkukang, terdapat 80 jiwa atau 22 KK di 3 titik, sedangkan Tamalanrea menampung 92 jiwa atau 18 KK di satu lokasi.

BACA JUGA :  SD Negeri Parinring Makassar Terapkan MPLS Humanis dan Bebas Tekanan

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mengungkapkan bahwa banjir kali ini cukup parah. Bahkan, Kota Makassar telah mengalami dua kali banjir dalam musim penghujan yang baru dimulai.

“Ini banjir kedua dalam musim hujan tahun ini dan cukup tinggi. Kami harus bersiap jika ini akan terjadi berulang,” ujar Danny saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Manggala.

Danny menambahkan, jika pada banjir sebelumnya hanya wilayah perkotaan yang terdampak, kini hampir seluruh titik di Kota Makassar tergenang.

BACA JUGA :  PDIP Restui Danny Pomanto Maju di Pilgub Sulsel, Azhar Arsyad Jadi Pendamping

“Saya sudah mengimbau warga untuk siaga banjir. Dengan curah hujan tinggi di daerah tetangga seperti Maros, Pangkep, Barru, dan Gowa, kiriman air menjadi ancaman serius bagi Makassar,” jelasnya.

Mengantisipasi banjir susulan, Pemkot Makassar telah menyiagakan personel untuk membantu evakuasi warga.

Tim medis juga dikerahkan untuk menangani warga terdampak yang mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal dan demam ringan.

“Ekosistem darurat bencana telah berjalan. Kondisi masyarakat, alhamdulillah, rata-rata sehat. Namun, kami tetap waspada terhadap warga yang memilih bertahan di rumahnya karena mereka sulit dijangkau,” kata Danny.

BACA JUGA :  Pelanggaran Truk Menggila di Makassar, Perwali 94/2013 Hanya Jadi Macan Kertas

Danny juga mengingatkan warga untuk tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan dengan mencari tempat yang lebih aman saat hujan deras kembali melanda.

Dengan kondisi cuaca ekstrem yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, Danny menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam menghadapi bencana ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
Kecam Pungutan Listrik SDN Mangkura 1, GMMPH Desak Kepsek Dicopot
GRH Sulsel Tantang Prabowo-Gibran Bertanggung Jawab atas 21 Inpres Perampasan DPR
Perang Kelompok Rajawali vs Kokolojia di Makassar Pecah, 1 Pemuda Tewas
Perang Kelompok di Ablam Makassar Telan Korban, Pria Cari Cucu Malah Tewas