Warganet Sebut Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya Biang Kerok Demo di DPR

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:20 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Warganet Sebut Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya Biang Kerok Demo di DPR

Foto Kolase : Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Uya Kuya

Zonafaktualnews.com – Kericuhan besar yang terjadi dalam demo gabungan mahasiswa dan buruh selama dua hari terakhir di gedung DPR RI menelan korban jiwa.

Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas dilindas mobil rantis barracuda milik Brimob yang melaju kencang di tengah kerumunan massa, di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Puluhan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Netizen ramai-ramai menuding Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, serta beberapa anggota DPR lainnya, termasuk Eko Patrio dan Uya Kuya, sebagai biang kerok kerusuhan ini.

BACA JUGA :  Sahroni Sebut Aksi Jokowi Upload Serdik Sespimmen Polri Tak Elok untuk Publik

Menurut mereka, pernyataan dan sikap anggota DPR tersebut telah memicu kemarahan rakyat.

Konten kreator Ferry Irwandi menyoroti peran Sahroni dalam kekacauan ini.

“Ingat @ahmadsahroni88, mulut sampah anda punya andil besar dari semua rangkaian buruk dan duka ini. Nyawa yang melayang, korban yang terluka, dan keluarga yang ditinggalkan,” tulis Ferry dalam postingannya pada Jumat (29/8/2025).

BACA JUGA :  Anggaran Raksasa, Keamanan Lemah, Sahroni Desak Investigasi PDN

Ferry menegaskan, meski Sahroni kaya atau berpengaruh, ia tetap harus bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi dan siap menantangnya di podcast maupun pengadilan.

Selain Sahroni, warganet juga menyoroti perilaku anggota DPR lainnya seperti Eko Patrio dan Uya Kuya.

Keduanya sempat viral di media sosial karena menari di gedung DPRD usai sidang paripurna, meski aksi mereka dianggap menantang rakyat dan tidak menunjukkan empati terhadap kondisi masyarakat yang memicu demo.

BACA JUGA :  Rumah Nafa Urbach Diserbu, TV hingga Celana Dalam Disikat Massa

Insiden ini semakin menimbulkan kemarahan publik, terutama karena dianggap sebagai simbol ketidakpedulian sejumlah anggota DPR terhadap situasi ekonomi rakyat dan keselamatan masyarakat saat menyampaikan aspirasi di jalan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana