Wali Kota Makassar Larang Perpisahan SD-SMP Digelar di Hotel

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi

Zonafaktualnews.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, mengambil sikap tegas terkait tren wisuda dan perpisahan siswa SD dan SMP yang digelar secara mewah di luar sekolah.

Appi secara resmi melarang kegiatan tersebut dilaksanakan di tempat seperti hotel atau gedung mewah lainnya.

“Cukup di sekolah saja. Tidak perlu berlebihan,” tegas Appi saat memberikan arahan di Balai Kota Makassar, Selasa (22/4/2025).

Appi menilai, tradisi perpisahan yang melibatkan biaya besar kerap menjadi beban bagi orang tua murid.

Padahal, esensi dari acara tersebut seharusnya bersifat sederhana dan penuh makna, bukan pertunjukan gaya hidup.

“Kemampuan ekonomi orang tua siswa berbeda-beda. Tidak semua bisa penuhi permintaan untuk pakaian seragam, sewa tempat, dan biaya lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Plt Kadisdik Makassar Akan Usut Isu Suap Berkedok 'Jual-Beli Gula' di K3S

Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pendidikan, kini sedang menyosialisasikan kebijakan ini ke seluruh sekolah.

Appi menekankan bahwa setiap kepala sekolah wajib mematuhi aturan tersebut. Bila ada pelanggaran, pihak sekolah akan dimintai pertanggungjawaban.

Selain larangan soal tempat, Wali Kota Makassar juga mengingatkan agar tidak ada aktivitas tambahan seperti konvoi kendaraan atau pesta-pesta lain di luar sekolah.

BACA JUGA :  Danny Pomanto Angkat Kaki dari Ketua TPN Ganjar-Mahfud MD di Sulsel

“Jangan sampai perpisahan jadi ajang pamer. Ini pendidikan, bukan festival,” katanya.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Makassar untuk menciptakan suasana pendidikan yang lebih adil dan inklusif, tanpa memberatkan siswa maupun keluarganya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru