Viral Bagan Pemakzulan Gibran Vs Bubarkan DPR Versi Diaspora Bocor, Skenario Siapa?

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Rakabuming Raka (Ist)

Gibran Rakabuming Raka (Ist)

Zonafaktualnews.com – Sebuah bagan berisi alur isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan wacana pembubaran DPR beredar luas, disebut bersumber dari kalangan Diaspora.

Dokumen visual itu menampilkan garis waktu sejak April hingga akhir Agustus 2025, lengkap dengan aktor politik, pernyataan publik, hingga rentetan demonstrasi yang belakangan mengguncang stabilitas nasional.

Bagan tersebut merekam kronologi, mulai dari sikap Forum Purnawirawan TNI yang melayangkan surat usulan pemakzulan ke DPR/MPR pada 17 April, respons Presiden Jokowi pada 6 Juni yang menegaskan paket Presiden-Wapres tidak bisa dipisahkan, hingga memuncaknya aksi massa pada 25–30 Agustus dengan tema besar “Bubarkan DPR”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamat politik Pangi Sarwi Chaniago menilai munculnya dua isu besar yang dipetakan dalam bagan pemakzulan Gibran dan pembubaran DPR tidak bisa dianggap kebetulan.

“Kalau surat pemakzulan itu tidak dikirim, tidak mungkin DPR kemudian jadi sasaran. Ada benang merah yang terlihat jelas,” ujar Pangi mengutip Disway, Senin (8/9/2025).

BACA JUGA :  Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Pangi juga menyoroti sikap diam kelompok yang ia sebut “Geng Solo”, termasuk sejumlah menteri yang dinilai pasif saat eskalasi politik memuncak pada “Agustus Kelabu”. Menurutnya, ketidakjelasan posisi mereka hanya menambah tanda tanya publik.

Isu Diaspora

Kebocoran bagan ini kemudian sampai ke komunitas diaspora Indonesia di luar negeri. Banyak di antara mereka menyampaikan kekhawatiran, menilai dinamika ini bisa menjadi ancaman serius bagi kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Kalau pemerintah dan DPR terus bungkam, narasi liar akan semakin liar. Pada akhirnya, publik bisa kehilangan kepercayaan, bukan hanya kepada DPR, tapi juga pada negara,” lanjut Pangi.

Kini, publik mempertanyakan,  apakah bagan itu hanya sekadar analisis Diaspora, atau peta jalan dari skenario politik yang tengah dimainkan?

Bagan Pemakzulan Gibran vs Bubarkan DPR
Bagan Pemakzulan Gibran vs Bubarkan DPR

Isi Bagan Pemakzulan Gibran vs Bubarkan DPR

  • 17 April – Forum Purnawirawan TNI mengeluarkan pernyataan sikap mengusulkan pergantian Wapres Gibran kepada MPR/DPR.

  • 26 Mei – Forum Purnawirawan TNI menyurati MPR/DPR terkait usulan pemakzulan Gibran.

  • 2 Juni – Surat usulan pemakzulan Gibran disampaikan ke MPR/DPR.

  • 6 Juni – Presiden Jokowi menanggapi surat purnawirawan TNI dengan menegaskan pemilihan Presiden–Wapres adalah satu paket.

  • 12 Juni – Jokowi bertemu kelompok Youtuber Nusantara.

  • 2 Juli – Forum Purnawirawan TNI mengancam akan menduduki DPR/MPR jika usulan tidak diproses.

  • 3 Juli – Gibran bertemu Youtuber Nusantara.

  • 15 Juli – Pimpinan DPR mulai mengkaji surat pemakzulan Gibran.

  • 25 Juli – Fenomena seruan memasang bendera One Piece viral di media sosial.

  • 12 Agustus – Politisi DPR menyebut sulit mencari yang halal di DPR, gaji DPR “3P (Pasti)”, serta tunjangan rumah Rp50 juta.

  • 15 Agustus – Video anggota DPR berjoget usai sidang paripurna memantik kontroversi.

  • 19 Agustus – Forum Purnawirawan TNI mengirim surat lanjutan ke DPR/MPR soal pemakzulan Gibran.

  • 21 Agustus – Akun di media sosial X mengajak demo ke DPR, diduga pendukung Gibran.

  • 23 Agustus – Pesan berantai ajakan demonstrasi bubarkan DPR beredar di grup WhatsApp.

  • 25 Agustus – DPR didemo massa tanpa organisasi, pimpinan, atau tuntutan jelas, hanya bertema “Bubarkan DPR”.

  • 27 Agustus – Forum Purnawirawan TNI kembali melayangkan surat kedua ke DPR/MPR soal pemakzulan.

  • 28 Agustus – Aksi massa besar serentak, termasuk buruh dan driver ojol.

  • 29 Agustus – Demonstrasi meluas ke berbagai kota, diwarnai aksi anarkis.

  • 30 Agustus – Rumah anggota DPR (Syahroni, Uya Kuya, Eko Patrio) digeruduk dan dijarah massa.
BACA JUGA :  Desakan Memuncak! Forum Purnawirawan TNI Resmi Dorong Pemakzulan Gibran

Kehebohan soal bagan ini menambah panjang daftar drama politik Tanah Air. Entah sekadar kebetulan atau memang dirancang, publik kini menunggu bagaimana DPR, pemerintah, dan para aktor politik meresponsnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Menteri LH Jumhur Hidayat Nangis Bela MBG, Warganet Ramai Beri Cibiran
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Habib Rizieq Sentil Mahfud: “Lu yang Bubarin FPI, Sekarang Teriak Amar Ma’ruf”
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi
Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata
Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam
Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:14 WITA

Menteri LH Jumhur Hidayat Nangis Bela MBG, Warganet Ramai Beri Cibiran

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:59 WITA

Habib Rizieq Sentil Mahfud: “Lu yang Bubarin FPI, Sekarang Teriak Amar Ma’ruf”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:19 WITA

Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi

Berita Terbaru