Usai Disorot “Terlelap”, Kasatreskrim Polres Gowa Janji Tindak Tegas Rokok Ilegal

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar (Ist)

Kasatreskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kasatreskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, menanggapi sorotan publik terkait aktivitas tambang ilegal dan peredaran rokok ilegal yang tengah ramai diperbincangkan.

AKP Bahtiar berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal tersebut.

“Kami akan segera memulai penyelidikan terkait peredaran rokok ilegal,” ujar AKP Bahtiar saat ditemui Tim media ini di Mapolres Gowa pada Senin (21/10/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahtiar juga mengajak media untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi dan melaporkan lokasi-lokasi produksi rokok ilegal.

“Jika rekan-rekan wartawan mengetahui lokasi produksi rokok ilegal, silakan koordinasikan dengan kami. Nanti kita akan bersama-sama menuju ke TKP tersebut,” ungkapnya.

Terkait isu dirinya yang sempat terlelap tertidur, Kasatreskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar meminta pengertian dari wartawan.

BACA JUGA :  Polisi Telikung Penyelundupan Miras Impor dan Rokok Ilegal asal China di Makassar

“Tolong dibangunkan jika saya tertidur, karena itu bukan disengaja. Saya hampir tidak ada istirahat, dari malam hingga malam lagi terus bekerja.

Jadi, saya harap hal ini bisa dipahami. Apalagi, teman-teman media sudah memiliki kontak WhatsApp saya yang bisa dihubungi kapan saja,” jelasnya.

Seperti diketahui, peredaran rokok ilegal di Kabupaten Gowa semakin mengkhawatirkan dengan modus manipulasi pita cukai.

Rokok yang seharusnya berisi 12 batang per bungkus dijual dengan isi 20 batang, melanggar aturan cukai dan merugikan negara.

Tak hanya rokok ilegal, aktivitas tambang ilegal di Gowa juga menjadi perhatian publik.

BACA JUGA :  Janji Kasat Reskrim Takalar Omong Kosong, Tambang Ilegal di Sawakong Masih Eksis

Sayangnya, tanggapan dari kepolisian, khususnya Kapolres Gowa, AKBP Reonald TS Simanjuntak, dan Kasatreskrim, dinilai lambat.

Pada Senin (14/10/2024), tim media ini mencoba mengonfirmasi langsung Kapolres terkait maraknya tambang dan rokok ilegal.

Namun, Kapolres terkesan menghindari konfirmasi dan tidak bersedia memberikan penjelasan di Mapolres Gowa.

Saat tim media mencoba bertemu, staf Polres menyebutkan bahwa Kapolres sedang mempersiapkan diri menghadiri acara di SPN Batua.

Setelah ditelusuri, acara tersebut diduga dihadiri oleh Wakapolres, bukan Kapolres. Upaya tim media untuk menemui Kasatreskrim juga berujung kandas.

Saat ingin meminta keterangan, Kasatreskrim dikabarkan sedang tertidur, dan menurut salah satu anggota Polres, biasanya AKP Bahtiar sulit dibangunkan.

Kegagalan untuk bertemu dengan kedua pejabat kepolisian di Mapolres Gowa ini menimbulkan kekecewaan.

BACA JUGA :  PTKP HMI Badko Sulselbar Kembali Temukan Rokok Ilegal Merek Konser di Pasaran

Pasalnya, masyarakat berharap aparat lebih responsif terhadap isu-isu yang meresahkan, terutama yang berkaitan dengan tambang dan rokok ilegal.

Sebagai pelayan publik, Kapolres dan Kasatreskrim seharusnya bersikap terbuka dan responsif terhadap media yang membutuhkan klarifikasi.

“Menghindari” permintaan informasi hanya akan menambah keresahan dan merusak kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Kepolisian diharapkan mampu menjaga profesionalisme dengan sigap menanggapi isu-isu krusial.

Pelayanan yang cepat, transparan, dan terbuka merupakan kunci dalam menjaga citra positif kepolisian sebagai penegak hukum yang berkomitmen terhadap ketertiban dan keadilan.

 

(Tim – Editor : Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru