Trump Cabut Dana Vaksin HIV, Ratusan Uji Klinis Terancam Mandek

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - peneliti duduk lesu di depan dokumen bertuliskan

Foto Ilustrasi - peneliti duduk lesu di depan dokumen bertuliskan "HIV Vaccine Funding Cut", simbol penghentian dana riset pemerintah AS.

Zonafaktualnews.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump menghentikan pendanaan sejumlah proyek pengembangan vaksin HIV di Amerika Serikat.

Kebijakan ini berdampak langsung pada kelangsungan riset yang telah berjalan lebih dari satu dekade dan mengancam kelanjutan ratusan uji klinis yang tengah berlangsung.

Beberapa lembaga riset ternama seperti Duke Human Vaccine Institute dan Scripps Research Institute, yang selama ini menjadi pilar dalam riset vaksin HIV, terkena imbas dari penghentian anggaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan uji klinis kolaboratif dengan perusahaan bioteknologi Moderna ikut terdampak dan harus dihentikan sementara.

Keputusan ini diambil setelah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) memutuskan untuk mengalihkan anggaran riset ke strategi pencegahan HIV yang sudah tersedia.

BACA JUGA :  Trump PHK Ribuan Pegawai Pemerintahan AS Demi Efisiensi Anggaran

HHS menyatakan bahwa fokus kebijakan akan diarahkan pada program-program yang dinilai lebih efisien secara anggaran, seperti distribusi obat pencegahan dan pengobatan HIV yang telah terbukti efektif.

Seorang pejabat dari National Institutes of Health (NIH) mengungkapkan bahwa lembaganya kini tidak lagi diberi kewenangan untuk menyetujui pendanaan baru untuk proyek vaksin HIV pada tahun fiskal mendatang.

Bahkan untuk riset yang masih berjalan, proses pengajuan dana dipersulit melalui aturan baru yang mengharuskan penghitungan total biaya proyek dalam satu tahun fiskal, alih-alih bertahap.

BACA JUGA :  Google dan Meta Ditinggal, Pengguna Eropa Ramai-ramai Beralih ke Ecosia

HHS membela keputusan ini dengan menyebut adanya tumpang tindih program dan kebutuhan untuk merampingkan struktur pengeluaran. Saat ini, terdapat 27 program HIV/AIDS nasional yang menurut pemerintah menghabiskan anggaran hingga US$7,5 miliar.

Seluruh program tersebut akan ditata ulang di bawah lembaga baru bernama Administration for a Healthy America, yang diprakarsai oleh Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr.

Banyak kalangan ilmiah menilai kebijakan ini berisiko menghambat kemajuan penting yang telah dicapai dalam riset vaksin HIV.

Dennis Burton, pakar imunologi dari Scripps Research, menilai bahwa penghentian dana di saat beberapa uji klinis mulai menunjukkan hasil positif adalah keputusan yang sangat disayangkan.

BACA JUGA :  Kebohongan AS Terkuak, Ahmadinejad yang Diklaim Tewas Ternyata Masih Hidup

“Ini bukan hanya soal menunda riset. Bisa jadi kita akan kehilangan momentum penting yang sulit untuk dipulihkan,” ujarnya.

Hingga kini, dunia medis belum memiliki vaksin yang efektif untuk mencegah infeksi HIV.

Meski terapi pencegahan seperti PrEP sudah tersedia, vaksin tetap dianggap sebagai solusi jangka panjang dalam pengendalian HIV/AIDS secara global.

Dengan dihentikannya dukungan dana dari pemerintah AS, masa depan riset ini kini berada di ujung tanduk.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota
Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang
Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?
Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:27 WITA

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya

Senin, 1 Juni 2026 - 03:02 WITA

Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WITA

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:33 WITA

Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi

Berita Terbaru