Tiga Anggota KKB Tewas Diberondong Peluru

Jumat, 24 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Tiga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah tewas diberondong peluru aparat gabungan TNI-Polri

Ketiganya ditembak usai membunuh tukang ojek bernama Irwan alias Iwan (25).

Diketahui, Irwan ditembak mati oleh anggota KKB di pertigaan jalan Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Rabu lalu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban ditembak usai mengantar pelaku yang diduga menyamar sebagai penumpang.

BACA JUGA :  KKB Berulah, Tembak 2 Warga, Bakar Rumah Dinas DPRD dan 7 Kios

“Kita berhasil melumpuhkan 3 orang anggota KKB pascapenembakan tukang ojek. Mereka kita lumpuhkan ketika terlihat melalui drone membawa senjata api laras panjang,” kata Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen Sri Widodo, Kamis (23/3/2023)

Sri menuturkan aparat TNI-Polri melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi teror hingga menembak mati tukang ojek.

Aparat menggunakan drone untuk mengejar dan mencari tahu keberadaan anggota KKB.

BACA JUGA :  Pembunuh Pengantin Baru Syahrani Dicokok Polisi

Pascapenembakan, saat itu juga Tim Gabungan TNI-Polri mengejar hingga ke arah jembatan PT Unggul, Ilaga, Kabupaten Puncak.

“Lalu kami melihat melalui drone ada 3 orang anggota KKB membawa senjata api laras panjang. Hingga akhirnya kami lumpuhkan,” jelasnya.

Sri mengatakan dari 3 anggota KKB yang tewas ditembak, 1 di antaranya berhasil diidentifikasi yakni bernama Enius Tabuni (22).

BACA JUGA :  Teroris KKB Serang TNI-Polri di Intan Jaya 2 Hari Berturut-turut

Sedangkan 2 jenazah lainnya berhasil dibawa rekannya ke dalam hutan.

“Dari 3 jenazah anggota KKB hanya 1 orang berhasil kami amankan yakni bernama Enius Tabuni. Sedangkan 2 jenazah lainnya berhasil dibawa oleh rekannya.

Saat ini jenazah Enius Tabuni telah diserahkan kepada pihak keluarganya dan dilakukan tradisi pembakaran,” ujarnya.

Editor : Isal

Berita Terkait

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa
Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem
SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi
Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat
Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK
Oknum Pegawai PLN Takalar Diduga Lakukan Pencurian Listrik dari Pos Ronda
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:00 WITA

CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:21 WITA

Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem

Minggu, 28 Desember 2025 - 00:51 WITA

SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:36 WITA

Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat

Berita Terbaru