Terbongkar! Pelaku Pembunuhan IRT di Makassar Pakai Uang Curian untuk Pesta Sabu

Senin, 20 Januari 2025 - 18:16 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Terbongkar! Pelaku Pembunuhan IRT di Makassar Pakai Uang Curian untuk Pesta Sabu

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan IRT di Makassar berinisial RL (18), saat diinterogasi oleh Kapolrestabes Makassar (Ist)

Zonafaktualnews.com – Polisi akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SH (34) yang ditemukan tewas mengenaskan di Jalan Rajawali 1, Kecamatan Mariso, Makassar, Sabtu (18/1/2025) dini hari.

Pelaku, seorang pemuda berinisial RL (18), menggunakan uang hasil curian dari rumah korban untuk membeli narkoba jenis sabu.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan bahwa RL awalnya hanya berniat mencuri di rumah korban yang pintunya terbuka. Namun, aksinya berubah menjadi kejahatan sadis.

“Pelaku masuk dan mengambil uang tunai Rp 300.000 dari dompet korban. Namun, saat korban tersadar dan mencoba melawan, pelaku mencekik dan memukul hingga korban tak sadarkan diri,” ujar Arya dalam konferensi pers, Senin (20/1/2025).

Tak berhenti di situ, pelaku juga melakukan tindakan pemerkosaan terhadap korban yang sudah tak berdaya sebelum melarikan diri.

BACA JUGA :  Kasus Laporan Menteri Amran, Penyidik Panggil Paksa Advokat Wawan Nur Rewa

Dana Curian untuk Beli Sabu

Setelah kejadian, RL menggunakan uang curian tersebut untuk membeli sabu yang dijual oleh kakaknya sendiri. Polisi kini turut menyelidiki keterlibatan sang kakak dalam kasus narkoba ini.

“Kami mendapat informasi bahwa sabu tersebut dibeli dari kakaknya. Karena itu, kakaknya akan diperiksa lebih lanjut terkait jaringan narkoba,” jelas Arya.

Upaya Mengelabui Polisi

RL sempat mencoba menghindari hukuman berat dengan mengaku masih berusia 12 tahun.

Namun, polisi dengan cepat menemukan fakta bahwa pelaku sudah berusia 18 tahun dan termasuk dalam kategori dewasa.

“Pelaku tidak memiliki KTP dan awalnya mengaku di bawah umur. Namun, hasil penyelidikan membuktikan usianya sudah dewasa,” terang Arya.

Pasal Berlapis untuk RL

Atas perbuatannya, RL dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. RL terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

BACA JUGA :  Polisi Turun Tangan Selidiki Wanita yang Angkut Motor Pakai Motor di Makassar

Polisi menangkap RL di lokasi persembunyiannya di Kecamatan Mariso pada Minggu (19/1/2025) dini hari. Penangkapan dilakukan setelah polisi menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, warga Makassar digemparkan oleh penemuan mayat seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SH (34) di sebuah rumah di Jl Rajawali 1, Lorong 13, Kecamatan Mariso, pada Sabtu (18/1/2025).

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di atas ranjangnya, memicu spekulasi dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Tubuh ibu dua anak itu ditemukan dengan sejumlah tanda mencurigakan.

Foto yang beredar menunjukkan luka lebam di wajah korban, sementara busa keluar dari mulutnya.

Korban juga ditemukan hanya menggunakan selimut tanpa pakaian dalam.

Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

BACA JUGA :  Ancam Sebar Foto Bugil Mahasiswi, Gondrong Dicokok Polisi

Namun, hingga kini, penyebab pasti kematian SH masih menjadi misteri.

Penemuan alat kontrasepsi bekas pakai di dekat tubuh korban semakin memperkeruh spekulasi publik.

Kapolsek Mariso, AKP Aris Sumarsono, membenarkan temuan tersebut.

“Kami temukan beberapa kondom di ranjang dekat korban,” ujar AKP Aris kepada wartawan.

Selain itu, luka lebam di wajah dan busa di mulut korban menjadi indikasi yang tengah didalami pihak kepolisian.

“Kami masih menunggu hasil forensik untuk memastikan penyebab kematian korban,” tambahnya.

Sejumlah anggota keluarga korban telah dipanggil ke Mapolsek Mariso untuk memberikan keterangan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?