Tegur Paspampres yang Payungi Prabowo, Mayor Teddy Dinilai Terlalu Overreact

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Video Mayor Teddy Tegur Paspampres yang Payungi Prabowo

Tangkapan Layar Video Mayor Teddy Tegur Paspampres yang Payungi Prabowo

Zonafaktualnews.com – Sikap Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya yang menegur anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat memayungi Presiden Prabowo Subianto di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa malam (11/2/2025) menuai kontroversi.

Mayor Teddy justru menjadi bulan-bulanan di media sosial. Pegiat medsos Jhon Sitorus menilai tindakan tersebut berlebihan dan di luar kewenangannya.

BACA JUGA :  Menteri hingga Staf Khusus Presiden Digembleng di Akmil Magelang

“Ada yang lebih Paspampres dari Paspampres. Bahkan Panglima TNI saja tidak pernah menegur Paspampres dengan cara seperti ini. Mayor Teddy, Anda terlalu overreact,” ujar Jhon dalam unggahannya di platform X, Kamis (13/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tugas Paspampres untuk melindungi presiden, termasuk memayungi saat hujan, adalah hal yang wajar dan sudah menjadi bagian dari protokol pengamanan.

BACA JUGA :  YARA Dorong Prabowo Percepat Peresmian Tol Padang Tiji - Seulimeum

“Terlalu banyak protokol yang Anda serobot demi show off. Sekretaris Kabinet tugasnya bukan seperti ini, kecuali memang diminta merangkap sebagai Setkab, Setneg, ajudan pribadi, sekretaris militer, Danpaspampres, Paspampres ring 1, dan perisai hidup Prabowo,” sindir Jhon.

Peristiwa ini pun ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang mempertanyakan apakah tindakan Mayor Teddy mencerminkan wewenangnya atau sekadar mencari perhatian.

BACA JUGA :  Prabowo “Cuci Gudang”, 5 Menteri Termasuk Sri Mulyani Terdepak dari Kabinet

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet
Narkoba Bukan Sekadar Kejahatan, tapi Neo-Kolonialisme Hancurkan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terbaru