Roy Suryo Sindir “Sirkus Politik” Jokowi Sebut Upaya Alihkan Isu Dugaan Korupsi?

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Roy Suryo di Kanal You Tube Abraham Samad

Tangkapan Layar Roy Suryo di Kanal You Tube Abraham Samad

Zonafaktualnews.com – Pakar telematika, Roy Suryo, melontarkan kritik pedas terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, Jokowi kerap menggelar “sirkus politik” untuk mengalihkan perhatian publik dari berbagai dugaan pelanggaran besar yang menyeret namanya.

Dalam sebuah diskusi di kanal YouTube Abraham Samad bertajuk “Roy Suryo: Waspada Fufufafa Mau Menelikung Kekuasaan Presiden Prabowo” pada Minggu, 2 Februari 2025, Roy menyamakan strategi Jokowi dengan cara-cara klasik yang digunakan penguasa masa lampau untuk mengalihkan rasa lapar rakyat dengan hiburan.

“Apa yang dia lakukan itu secara makro adalah sirkus. Masyarakat dihibur dengan pertunjukan agar melupakan, tanda kutip, ‘prestasi’ sebenarnya,” ujar Roy.

Roy mencontohkan sejumlah aksi Jokowi yang menurutnya sarat rekayasa, seperti menjamu masyarakat secara langsung di rumahnya yang diduga telah diatur sedemikian rupa.

Selain itu, Jokowi juga masih kerap menyebut dirinya sebagai presiden, meski masa jabatannya telah usai.

BACA JUGA :  Kutukan Akhir Jabatan Jokowi

Menurut Roy, strategi ini bertujuan mengaburkan sorotan publik terhadap dugaan kasus korupsi yang diungkap Organized Corruption and Crime Report Project (OCCRP).

“Dia sengaja menggelar kegiatan seperti touring supaya perhatian media dan publik teralihkan. Orang lupa soal pelanggaran-pelanggarannya, termasuk kasus yang membuatnya jadi sorotan internasional di OCCRP,” tambahnya.

Roy juga menyoroti bagaimana pemberitaan media saat ini cenderung mengabaikan isu-isu sensitif terkait Jokowi dan keluarganya.

BACA JUGA :  Kecewa dengan Pemerintahan, Puluhan Mahasiswa Bakar Foto Jokowi

“Dari sisi komunikasi media, banyak hal yang mulai terlupakan. Isu seperti ‘Fufufafa’ harusnya tetap dikawal, meski media punya keterbatasan,” tutup Roy dengan nada kritis.

Pernyataan Roy Suryo ini tentu menambah panas perbincangan publik terkait peran Jokowi dalam peta politik nasional pasca-jabatannya, terutama di tengah isu-isu dugaan pelanggaran yang terus mencuat.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pertamina Pangkas Harga BBM Juli 2026, Ini Daftar Terbaru di Seluruh Provinsi
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara
Bahtiar Menang Praperadilan, Kejati Sulsel Buka Peluang Penyidikan Ulang
Danantara Sikat BUMN Bermasalah, Ribuan Direksi Berpotensi Terseret Kasus Korupsi
Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai
Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros
HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:34 WITA

Pertamina Pangkas Harga BBM Juli 2026, Ini Daftar Terbaru di Seluruh Provinsi

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WITA

Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:17 WITA

Bahtiar Menang Praperadilan, Kejati Sulsel Buka Peluang Penyidikan Ulang

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:49 WITA

Danantara Sikat BUMN Bermasalah, Ribuan Direksi Berpotensi Terseret Kasus Korupsi

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:50 WITA

Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai

Berita Terbaru