Ritel Modern di Tanalili Diduga Ilegal, Warga Bungadidi: “Batu Talinga Memang”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:52 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Proses pembangunan ritel modern di Desa Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, yang menuai penolakan warga karena diduga belum mengantongi izin serta tetap berlanjut meski rekomendasi pemerintah desa telah dicabut.

Proses pembangunan ritel modern di Desa Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, yang menuai penolakan warga karena diduga belum mengantongi izin serta tetap berlanjut meski rekomendasi pemerintah desa telah dicabut.

Zonafaktualnews.com – Pembangunan ritel modern di Desa Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menuai penolakan dari warga setempat.

Proyek tersebut diduga belum mengantongi izin mendirikan bangunan serta dianggap melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 60 Tahun 2021.

Warga menilai, sebagai perusahaan besar, ritel modern seharusnya menaati aturan yang berlaku di daerah tempat mereka beroperasi, bukan justru diduga menempuh cara-cara yang tidak transparan atau melalui “pintu belakang”.

Kepala Desa Bungadidi, Kaso Baso, bahkan telah mengeluarkan surat pembatalan rekomendasi persetujuan pembangunan ritel modern di wilayahnya beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  GMPH Desak Polda Sulsel Usut Indikasi Suap Rp4 Miliar Proyek Jalan Sabbang-Tallang

Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan ritel modern tersebut tetap berlanjut meskipun pemerintah desa telah mencabut rekomendasi dan sebagian warga menyatakan penolakan.

Salah seorang warga berinisial MF mengaku khawatir kehadiran ritel modern seperti Alfamart atau Indomaret dapat menggerus pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di wilayah tersebut.

Menurutnya, pemilik ritel modern juga dinilai tidak mengindahkan desakan masyarakat serta mengabaikan kesepakatan yang telah disampaikan warga.

“Batu talinga (keras kepala, telinga batu atau tidak mendengar) memang ini yang membangun ritel modern,” ujar MF.

BACA JUGA :  Keparat, Ayah Gilir Dua Anak Tiri, Satu Hamil 6 Bulan

Sementara itu, aktivis sosial Hariono menegaskan bahwa pembangunan ritel modern di Desa Bungadidi menjadi persoalan serius apabila tidak memiliki izin resmi.

Hariono menyebut, jika benar tidak mengantongi izin, maka pembangunan ritel modern di Kecamatan Tanalili dapat dikategorikan sebagai kegiatan ilegal.

“Warga berhak menolak dan meminta pemerintah menghentikan proyek tersebut sampai seluruh perizinan lengkap, termasuk IMB atau Persetujuan Bangunan Gedung,” tegas Hariono dalam keterangannya, Selasa (14/3/2026).

Hariono menambahkan bahwa izin pembangunan sangat penting untuk memastikan bangunan memenuhi standar keselamatan, tidak merusak lingkungan sekitar, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi pelaku UMKM lokal.

BACA JUGA :  DPRD Luwu Utara Berbagi Kebaikan dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Karena itu, ia mendesak pemerintah daerah, khususnya Satpol PP, agar bersikap tegas dengan menghentikan pembangunan ritel modern yang tidak memenuhi persyaratan perizinan.

“Jangan sampai hanya pedagang kecil yang ditertibkan ketika tidak memenuhi aturan, sementara bangunan besar yang belum jelas izinnya dibiarkan berdiri,” pungkasnya.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tersangka Kasus Tanah di Gowa Hatta Hamzah Ngeles, Ngaku Tak Terima Uang
PLN Sulselrabar Sekarat 4 Hari, Ini Daftar Wilayah Padam Listrik di Makassar
Pemburu Payudara di Bulukumba Dicokok Usai Remas Mahasiswi di Jalan
Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:22 WITA

Tersangka Kasus Tanah di Gowa Hatta Hamzah Ngeles, Ngaku Tak Terima Uang

Selasa, 1 September 2026 - 08:54 WITA

PLN Sulselrabar Sekarat 4 Hari, Ini Daftar Wilayah Padam Listrik di Makassar

Selasa, 1 September 2026 - 01:57 WITA

Pemburu Payudara di Bulukumba Dicokok Usai Remas Mahasiswi di Jalan

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU

Berita Terbaru