Pungli di Pasar Lakessi Parepare Berkedok ‘Uang Keamanan’

Rabu, 22 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di Pasar Lakessi Kota Parepare

Suasana di Pasar Lakessi Kota Parepare

Zonafaktualnews.com – Pasar Semi Modern Lakessi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, diduga jadi sarang pungutan liar (pungli) berkedok ‘uang keamanan’ yang ditarik dari pedagang.

Kepala UPTD Pasar Dinas Perdagangan Kota Parepare, Muh Tamrin menegaskan, pihaknya hanya mengelola retribusi pasar dan retribusi kebersihan.

Adapun pungutan uang keamanan yang ditarik dari pedagang, kata dia, di luar tanggungjawab pihaknya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hanya menarik retribusi yang resmi, yaitu kebersihan Rp1000, retribusi pasar Rp2000, itu perhari. Selain dari itu, bukan kami yang memungut,” tegas Tamrin, Rabu (22/3/2023)

BACA JUGA :  Aroma Pungli Terkuak, F-KRB Bakal Laporkan Oknum Guru dan Komite

“Dari tahun 1994 saya masuk di pasar, retribusi kebersihan ini sudah ada dan dikelola saat itu oleh Kerukunan Keluarga Pedagang (KKP), namun saat ini KKP belum terbentuk,” sambung dia.

Senada dikatakan oleh Kepala Pasar Lakessi, Muh Ramlan. “Sebagai pengelola pasar, kita tidak memungut uang keamanan karena itu tidak punya dasar,

Kecuali (dipungut) yang punya dasar, kebersihan dan retribusi pasar. Yang lainnya kami anggap liar dan di luar tanggungjawab kami,” terangnya.

Ramlan berharap, pihak yang berwenang melakukan penertiban terhadap pungutan-pungutan yang tidak punya dasar hukum dan cenderung memberikan kesan bahwa UPTD Pasar yang mendalangi.

BACA JUGA :  Pungli Ijazah di SMAN 11 Makassar, Kadisdik Sulsel Desak Inspektorat Bertindak

“Aktivitas pungutan liar yang masih berjalan di belakang (Pasar Lakessi) dilakukan oknum tertentu yang tidak memiliki dasar hukum. Ini sudah lama, tapi kenapa tidak ditindak?,” sesalnya.

Pemerintah Kota Parepare terkesan kurang tegas dalam menyikapi sejumlah persoalan di Pasar Lakessi.

Seperti halnya dengan relokasi pedagang, hingga kini belum juga bisa diselesaikan dan terus tertunda.

BACA JUGA :  Parah, Nahkoda Kapal Pelni KM Labobar 'Pungli' Berjamaah?

Bahkan proses relokasi sempat diwarnai insiden penyerangan terhadap Kepala Pasar Lakessi oleh salah seorang pedagang beberapa waktu lalu.

Padahal miliaran rupiah telah digelontorkan Pemkot Parepare untuk membangun gedung lapak pedagang di Pasar Lakessi (Gedung DID, TP1 dan TP2).

Namun sampai saat ini Pemkot belum bisa merelokasi pedagang masuk ke dalam gedung tersebut.

Ardi | Editor : Isal

Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ratusan Juta Sudah Habis, Dampak Program Kemiskinan Gowa Belum Tampak
Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Aspal Baru Retak, Proyek APBN Rp7,6 M Jalan Pekkae–Soppeng Diduga Dikorupsi
Oknum LSM-Wartawan ‘Lindungi’ SPBU Panaikang di Takalar, Jerigen Solar Menumpuk
Proyek Rehabilitasi RTLH di Takalar Diduga Dikorupsi, Kayu Berkualitas Rendah Digunakan
Owner Mafia Skincare Masih Jual Produk SW Glow’s Hijau Meski Sudah Di-warning BPOM
PT GOGO OIL, Ronal Jaya dan Bintang Terang 89 Diduga Selundupkan Solar Subsidi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:02 WITA

Ratusan Juta Sudah Habis, Dampak Program Kemiskinan Gowa Belum Tampak

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:03 WITA

Lima Tahun Mengendap, Dua Laporan di Polres Sidrap Diduga ‘Di-86-kan’

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:12 WITA

Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:06 WITA

Aspal Baru Retak, Proyek APBN Rp7,6 M Jalan Pekkae–Soppeng Diduga Dikorupsi

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:38 WITA

Oknum LSM-Wartawan ‘Lindungi’ SPBU Panaikang di Takalar, Jerigen Solar Menumpuk

Berita Terbaru