Zonafaktualnews.com – Puluhan ibu hamil, anak sekolah, hingga balita di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, diduga keracunan MBG.
Insiden tersebut memicu kepanikan lantaran mayoritas korban berasal dari kelompok rentan, termasuk anak-anak dan ibu hamil.
Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Sulbar, Nursyamsi Rahim, menyebut sedikitnya 50 orang terdampak dalam peristiwa yang terjadi di wilayah kerja Puskesmas Sendana II.
Dugaan awal mengarah pada keracunan pangan yang berasal dari menu MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Makanan tersebut dibagikan pada Selasa (12/1/2026) melalui sekolah dan posyandu di tujuh desa yang berada di Kecamatan Tubo Sendana.
Proses produksi dan pendistribusian dilakukan dalam dua tahap untuk melayani penerima dari kalangan pelajar maupun kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Dalam pendataan dinas kesehatan, tercatat sebanyak 2.644 ompreng disalurkan ke sekolah-sekolah, sementara 831 paket lainnya diberikan kepada kelompok 3B. Seluruh paket tersebut dikonsumsi pada hari yang sama.
Sekitar pukul 20.30 Wita, sejumlah penerima mulai merasakan keluhan seperti pusing, demam, mual, muntah, dan diare.
Kondisi itu membuat mereka harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sendana II dan Puskesmas Salutambung.
Petugas kesehatan segera memberikan perawatan sesuai gejala yang dialami para pasien.
Hingga kini tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit.
Data terbaru menunjukkan 38 orang masih dirawat di Puskesmas Sendana II, dua orang di Puskesmas Salutambung, satu pasien sudah pulih dan dipulangkan, sedangkan sembilan lainnya menjalani perawatan mandiri di rumah.
Korban didominasi balita berusia sekitar dua tahun hingga ibu hamil berusia awal 30-an.
Selain itu, anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja juga masuk dalam daftar pasien yang terdampak.
“Jumlah yang masih dirawat di fasilitas kesehatan saat ini sekitar 40 orang,” ujar Nursyamsi.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok





















