PTKP HMI Badko Sulselbar Tantang Ditkrimsus Polda Sulsel Berantas Mafia Solar

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekretaris Umum PTKP HMI Badko Sulselbar, Irwan

Wakil Sekretaris Umum PTKP HMI Badko Sulselbar, Irwan

Zonafaktualnews.com – PTKP HMI Badko Sulselbar menantang Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas mafia solar.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Irwan, Wakil Sekretaris Umum PTKP HMI Badko Sulselbar, sebagai respons terhadap kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi yang akan diberlakukan oleh pemerintah mulai 1 Oktober 2024.

Irwan menilai bahwa kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar tidak akan efektif dalam mengatasi permasalahan utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masalah terbesar terletak pada para pelaku mafia solar yang merugikan masyarakat dan negara.

BACA JUGA :  Budiman S Minta Polda Sulsel Tidak "PHP", Desak Tuntaskan Janji Gelar Perkara

“Kebijakan pembatasan BBM bersubsidi sedang dipersiapkan oleh pemerintah pusat, namun kita perlu memahami bahwa penyalahgunaan BBM bersubsidi bukan sepenuhnya salah masyarakat.

Pelaku utamanya adalah mafia solar yang masih bebas beroperasi. Bukannya menyelesaikan masalah, kebijakan ini malah memperburuk keadaan,” ujar Irwan, Jumat (13/09/2024).

Kebijakan pembatasan tersebut akan diterapkan berdasarkan Keputusan Kepala BPG Migas Nomor 4 Tahun 2020, yang mengharuskan penggunaan sistem pendaftaran melalui QR code untuk pembelian BBM bersubsidi.

Irwan mengkritik kebijakan ini karena berpotensi menimbulkan masalah baru di masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.

BACA JUGA :  Ketua PJI Sulsel Desak PTDH Oknum Polisi Penipu di Polda Sulsel

Irwan menegaskan bahwa Ditkrimsus Polda Sulsel harus bertindak tegas dalam memberantas mafia solar yang selama ini menjadi biang keladi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Dia mendesak agar pihak kepolisian tidak hanya berfokus pada masyarakat kecil, tetapi juga mengusut tuntas para pelaku kejahatan yang lebih besar.

“Kami menantang Ditkrimsus Polda Sulsel untuk memberantas mafia solar yang tidak hanya merugikan masyarakat kecil tetapi juga merugikan negara.

Kebijakan pembatasan ini seharusnya ditinjau ulang dan fokus dialihkan untuk menindak tegas para mafia yang masih berkeliaran,” tegas Irwan.

Irwan berharap bahwa desakan ini dapat mendorong pihak kepolisian untuk lebih serius menangani kasus-kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi, terutama yang melibatkan pelaku kelas atas.

BACA JUGA :  Lapor Jenderal, Tambang Siluman Merajalela di Gowa, Jangan Diam

Ia juga meminta agar pemerintah mengkaji ulang kebijakan pembatasan BBM bersubsidi yang dianggap tidak adil bagi masyarakat.

Pernyataan tegas dari PTKP HMI Badko Sulselbar ini mencerminkan keresahan publik terhadap kebijakan yang dinilai tidak efektif dan hanya akan membebani masyarakat tanpa menyelesaikan akar permasalahan yang sebenarnya.

 

(RD/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi
Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi
Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500
Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung
Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Tenang tapi Mematikan, Strategi Hukum Nur Amin Tantu Bikin DPD Kosipa Terancam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:25 WITA

Usai Pesta Miras, Geng Motor di Makassar Serang Warga dan Rusaki Kantor Ekspedisi

Senin, 19 Januari 2026 - 02:46 WITA

Danrem Ralat Pernyataan, Kotak Oranye di Gunung Bulusaraung Bukan Black Box ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:37 WITA

Perangkat Oranye Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:25 WITA

Pesawat ATR 42-500 Diduga Tabrak Gunung, Serpihan Ditemukan di Bulusaraung

Berita Terbaru