Pawai Demokrasi Bergema, Mahasiswa Serukan Netralitas Aparatur Negara di Gowa

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk Pawai Demokrasi diGowa

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk Pawai Demokrasi diGowa

Zonafaktualnews.com – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk “Pawai Demokrasi” di Kabupaten Gowa pada Jumat (08/11/2024).

Pawai Demokrasi ini untuk menyoroti netralitas aparatur negara dalam pelaksanaan Pilkada 2025.

Aksi dimulai dengan long march dari Jl. Tumanurung menuju Kantor Polres Gowa, diiringi sorak sorai dukungan dari warga sepanjang jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Long mach tersebut mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat setempat yang memberikan dukungan moral kepada para mahasiswa.

BACA JUGA :  Makassar Memanas, Mahasiswa Bentrok dengan Aparat, Tolak Revisi UU Pilkada

“Kami sangat mendukung aksi mahasiswa ini terkait netralitas. Kami berharap pemilu ini bisa berjalan dengan demokratis tanpa tekanan,” ujar Suryati, seorang warga yang turut menyaksikan aksi tersebut.

Sebagai bentuk dukungannya, Suryati bahkan memberikan kue dan air minum kepada mahasiswa yang berpanas-panasan dalam aksi tersebut.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan oleh kelompok Cipayung Plus, berupa dialog dengan tema “Netralitas Aparatur Negara dalam Pilkada,” yang diikuti dengan penandatanganan petisi bersama Bawaslu Kabupaten Gowa.

BACA JUGA :  Rakyat Muak, Coretan #AdiliJokowi Tembus Setiap Dinding Kota

Petisi tersebut bertujuan untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam menjaga demokrasi yang sehat dan bebas dari tekanan pihak-pihak tertentu.

Sigit, perwakilan dari Cipayung Plus, menegaskan pentingnya netralitas aparatur negara dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilihan.

“Netralitas aparatur negara sangatlah penting untuk menjaga proses demokrasi yang adil dan tidak memihak. Kami harap pesan ini dapat diterima oleh seluruh pihak terkait,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Danny Pomanto dan Azhar Arsyad Paparkan Program Ambisius untuk Sulsel

Pawai Demokrasi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan berlangsung dengan tertib. Ke depan, Cipayung Plus berencana untuk terus mengadakan dialog dan aksi damai guna memastikan semangat netralitas tetap terjaga dalam setiap tahapan Pilkada.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa
Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem
SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi
Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat
Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK
Oknum Pegawai PLN Takalar Diduga Lakukan Pencurian Listrik dari Pos Ronda
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:00 WITA

CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:21 WITA

Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem

Minggu, 28 Desember 2025 - 00:51 WITA

SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:36 WITA

Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat

Berita Terbaru