Ngeri! Simbol Budaya Toraja Dituding Hilang di “Tangan” Andi Sudirman ?

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patung Kerbau Saleko di Anjungan Pantai Losari (Ist)

Patung Kerbau Saleko di Anjungan Pantai Losari (Ist)

Zonafaktualnews.com – Hilangnya patung kerbau Saleko, simbol kebesaran dan kehormatan budaya Toraja, dari halaman Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel selama kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, memicu kekecewaan masyarakat Toraja.

Patung yang menjadi saksi sejarah dan simbol budaya ini mendadak hilang tanpa penjelasan, menciptakan spekulasi mengenai komitmen pemerintah daerah terhadap pelestarian warisan budaya.

Patung kerbau Saleko bukan sekadar ornamen. Dalam budaya Toraja, kerbau Saleko melambangkan kemakmuran, kekuatan, dan status sosial. Dibangun sejak masa pemerintahan Gubernur Syahrul Yasin Limpo, patung ini menjadi kebanggaan masyarakat Toraja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, pada masa Gubernur Nurdin Abdullah, patung tersebut tetap dijaga. Namun, di era Andi Sudirman, ikon ini tiba-tiba hilang.

BACA JUGA :  PDIP Restui Danny Pomanto Maju di Pilgub Sulsel, Azhar Arsyad Jadi Pendamping

Politikus PDIP, Dan Pontasik, menyayangkan hilangnya patung yang telah menjadi bagian penting dari identitas Toraja.

Menurutnya, penghilangan patung tersebut menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap budaya lokal.

“Patung kerbau Saleko bukan hanya benda mati. Ini adalah representasi jati diri dan kebanggaan masyarakat Toraja.

Hilangnya patung ini telah melukai perasaan mereka, dan tentu saja menimbulkan kekecewaan yang mendalam,” ujar Pontasik dalam sebuah kampanye di Tana Toraja, Senin (7/10/2024), saat mendampingi calon gubernur Danny Pomanto.

Pontasik berharap, jika Danny Pomanto terpilih, patung kerbau Saleko akan dikembalikan sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat Toraja.

BACA JUGA :  Perbandingan Kekayaan Cagub Sulsel: Danny Paling Tajir, Sudirman Terendah

Baginya, tindakan menghilangkan patung ini adalah bukti ketidakpedulian terhadap kekayaan budaya Sulawesi Selatan.

Tidak hanya berhenti di patung kerbau Saleko, kekhawatiran semakin meluas ketika laporan muncul bahwa patung Sultan Hasanuddin, salah satu pahlawan terbesar dari Sulawesi Selatan, juga telah dihilangkan dari halaman Rujab.

Langkah ini semakin memperburuk pandangan masyarakat tentang arah kebijakan Andi Sudirman terkait pelestarian simbol-simbol budaya yang memiliki nilai sejarah.

“Sulit dipercaya bahwa simbol-simbol budaya yang telah berdiri selama puluhan tahun bisa hilang begitu saja tanpa penjelasan,” tambah Pontasik.

BACA JUGA :  Danny Pomanto Resmi Bergabung dengan PDIP

“Ini adalah penghinaan terhadap warisan leluhur kita.” Sambungnya.

Hingga kini, Andi Sudirman belum memberikan tanggapan resmi terkait hilangnya simbol-simbol budaya tersebut.

Masyarakat, khususnya suku Toraja, terus mempertanyakan alasan di balik keputusan ini. Apakah ini bagian dari kebijakan resmi atau ada alasan lain yang belum terungkap?

Kendati demikian, masyarakat Sulawesi Selatan berharap ada langkah konkret yang diambil untuk mengembalikan patung kerbau Saleko dan simbol-simbol budaya lainnya, agar tetap lestari dan tidak tergerus oleh perubahan zaman.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

SDN Borong Makassar Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Dorong Minat Baca Sejak Dini
F-KRB Bantah Isu “86” dengan Mira Hayati Terkait Pindah ke Lapas Takalar
Budiman S Warning MA agar Tak Ulangi Dugaan “Kejahatan Prosedural” di PT Makassar
Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”
Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah
Kasus Proyek RRP Rp100 Miliar di Makassar Mandek, Penyidik Diduga “Main-main”
Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:01 WITA

SDN Borong Makassar Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Dorong Minat Baca Sejak Dini

Sabtu, 18 April 2026 - 14:18 WITA

Budiman S Warning MA agar Tak Ulangi Dugaan “Kejahatan Prosedural” di PT Makassar

Jumat, 17 April 2026 - 11:28 WITA

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Rabu, 15 April 2026 - 17:28 WITA

Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”

Selasa, 14 April 2026 - 01:38 WITA

Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah

Berita Terbaru